Sempat Kerepotan, Sony Dwi Kuncoro Pulangkan Pebulutangkis Singapura

  • 02-10-2019 / 08:41 WIB
  • Kategori:All Sport
Sempat Kerepotan, Sony Dwi Kuncoro Pulangkan Pebulutangkis Singapura

MALANG - Pebulutangkis senior Sony Dwi Kuncoro berhasil melepaskan tekanan dan agresivitas dari pemain muda. Bermain rubber set saat meladeni perlawanan pebulutangkis muda tunggal putra Singapura, Koh Jia Wei Joel, Sony akhirnya melaju ke babak kedua YUZU Indonesia Masters 2019 BWF Tour Super 100, yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Selasa (1/10) malam. Sony akhirnya berhasil memulangkan Koh lewat kemenangan 18-21, 21-12 dan 21-17.

Sony mengaku sempat kerepotan saat berlaga di awal game pertama. Permainan cepat yang diperlihatkan Koh, rupanya mampu membuat Sony kehilangan game pertama. Tak ingin mengulang kesalahan yang sama, Sony berhasil meredam permainan cepat Koh pada game kedua dan ketiga.

“Dia kan pemain muda ya, dia memperlihatkan permain cepat dan powernya juga kuat, jadi saya benar-benar harus bisa menyesuaikan dan bisa meredam itu dengan kemampuan yang saya punya sekarang. Di game pertama juga saya masih harus penyesuaian dengan kondisi lapangan. Selain itu memang ada sedikit kendala juga soal shuttlecock. Shuttlecock-nya kencang sekali,” ungkap Sony Dwi Kuncoro.

Menurutnya, di game pertama dia masih mencoba untuk menyesuaikan. Angkatan-angkatan bolanya masih banyak yang tanggung, lalu gerakannya juga masih terlalu pelan. 

"Tapi di game kedua dan ketiga saya coba untuk duluin dia. Karena kalau saya telat, mungkin dia bisa ambil. Karena dia punya antisipasi yang bagus dan serangannya juga baik,” sambungnya.

Sony mengatakan, kunci kemenangannya adalah mampu mengambil keputusan yang tepat saat menghadapi Koh di game penentu dengan bermain sedikit lebih agresif. 
“Semua itu bisa terjadi di lapangan. Jadi jangan pernah beranggapan kalau melawan pemain muda atau yang posisinya di bawah kita itu bisa menang mudah. Jadi kalau tadi di game ketiga saya tidak bisa ambil keputusan ya mungkin saya bisa kalah. Makanya tadi saya coba untuk bermain sedikit lebih agresif untuk meredam permainan lawan,” kata pemain berusia 35 tahun itu.

“Kalau kita hanya mengandalkan pengalaman saja, saya rasa mungkin akan ketinggalan juga. Jadi dengan kondisi saya sekarang, saya harus bisa memadukan pengalaman dengan teknik dan power yang bagus juga,” lanjutnya.
Lolos ke babak dua YUZU Indonesia Masters 2019 BWF Tour Super 100, Rabu (2/10) sore ini, Sony akan kembali berhadapan dengan pemain muda, Muhammad Febriansyah asal Indonesia yang masih berusia 18 tahun.

“Pastinya saya harus lebih antisipasi lagi. Soalnya pemain muda kan biasanya cepat dan pukulannya kencang. Jadi gimana caranya saya harus bisa meredam permainan lawan. Saya tidak ada masalah soal stamina. Mudah-mudahan setelah saya berhasil melewati babak pertama ini permainan selanjutnya bisa lebih keluar lagi dan bisa lebih enjoy,” pungkas Sony. (ley/jon)

Editor : jon
Uploader : irawan
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU