Indonesia Pastikan Sabet Gelar Ganda Putri di Malang

  • 05-10-2019 / 15:46 WIB
  • Kategori:All Sport
Indonesia Pastikan Sabet Gelar Ganda Putri di Malang

Malangpostonline.com - Indonesia memastikan satu gelar di Yuzu Indonesia Masters 2019 BWF Super 100 yang berlangsung di GOR Ken Arok Kota Malang. Pasalnya, dua pasangan ganda putri Merah Putih berhasil mengalahkan lawan-lawannya di semifinal, Sabtu (5/10) siang. Della Destiara Haris/ Rizki Amelia Pradipta mengalahkan pasangan China, Huang Jia/ Zhang Shu Xian, sedangkan Siti Fadia Silva/ Ribka Sugiarto, berhaisl menyisihkan unggulan tiga asal Jepang, Nami Matsuyama/ Chiharu Shida.

Della/ Rizki yang bermain di partai pertama, menang dua set langsung 21-12, 23-21. Sementara, juniornya Fadia/Ribka mengalahkan ganda putri Jepang, 22-20, 21-14. Alhasil, All Indonesian Final bakal terjadi di nomor women double dan membuat pelatih pelatnas tidak akan mendampingi keduanya saat pertandingan.

Dalam pertandingan yang diiringi dengan gemuruh pendukung Indonesia tersebut, Della/ Rizki unggul mudah di set pertama. Namun, di set kedua pertandingan berlangsung sengit. Kejar mengejar angka terjadi sampai adu setting yang akhirnya dimenangkan ganda putri Indonesia.

Sebaliknya, kemenangan Fadia/ Ribka, diiringi dengan skor ketat di set pertama. Kejar mengejar angka terjadi, sebelum akhirnya pasangan muda itu menang dengan 22-20. Di set kedua, skor sempat ketat, sebelum akhirnya setelah interval pasangan Indonesia melaju dan memastikan tiket ke final dengan kemenangan 21-14.

“Jadi besok biarkan semua bermain lepas. Siapapun yang terbaik tidak masalah. Yang siap silahkan saja (jadi juara),” ujar Asisten Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI, Chafidz Yusuf.

Chafidz mengapresiasi perjuangan pemainnya, terutama Fadia/ Ribka. Sebagai pasangan muda, mereka mampu membuat kejutan di Yuzu Indonesia Masters 2019 ini. Sebab, sebelumnya pasangan ini mengalahkan Li Wenmei/ Zheng Yu yang menjadi unggulan kedua di perempat final, dan menaklukkan pasangan Jepang unggulan kelima Natsu Saito/Naru Shinoya di 16 besar.  Padahal, keduanya baru dipasangkan dalam empat turnamen.

“Persyaratan untuk menjadi pemain bagus ada pada keduanya. Pola permainan sudah benar, skill dan komunikasi juga bagus. Mereka tidak boleh merasa puas dan tinggal meningkatkan seperti power,” papar dia.

Sementara, terkait kesuksesan Della/ Rizki melaju ke final, adalah kali kedua bagi pasangan yang sempat masuk ke jajaran elite top ranking tersebut. Namun, karena prestasi yang menurun, keduanya kini diturunkan level kompetisinya.

“Memang sengaja diturunkan turnamen mereka tetapi punya tujuan untuk mereka. Biarkan mereka dapat percaya dirinya dulu,” ungkapnya.

Menurutnya, secara skill dan kemampuan, Della/ Rizki masih bisa bersaing di jajaran elite ganda putri. Hanya saja, mereka dianggap sering kehilangan fokus serta konsentrasi.

“Setelah menjadi juara di Vietnam, pola pikir mereka bisa itu sekarang sudah ada. Percaya dirinya sudah dapat,” tandasnya. (ley/Malangpostonline.com)

Editor : ley
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU