Indonesia Bidik Lebih dari Satu Emas di Olimpiade 2020

  • 31-12-2019 / 23:13 WIB
  • Kategori:All Sport
Indonesia Bidik Lebih dari Satu Emas di Olimpiade 2020

Malangpostonline.com - National Olympic Committee (NOC) Indonesia menargetkan lebih dari satu medali emas pada Olimpiade 2020 di Tokyo.

Indonesia bertekad memiliki pencapaian yang lebih baik dibandingkan dengan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, saat tampil di Olimpiade tahun depan.

Di Olimpiade 2016, Tim Merah Putih hanya bisa membawa pulang satu emas lewat cabang olahraga badminton nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dalam konferensi pers pengumuman CdM Kontingen Indonesia di Olimpiade 2020, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari berharap Tim Merah Putih membawa pulang lebih dari satu medali emas.

"Untuk target medali, saya kira harus lebih dari satu emas. Nanti, tim analisis kami bersama CdM akan berkomunikasi dengan cabang olahraga, karena cabor yang lebih paham soal potensi medali," ujar Okto kepada wartawan, Selasa (31/12).

Okto menyebut badminton masih menjadi andalan Indonesia dalam meraih emas di Olimpiade 2020. Selain itu, ada juga angkat besi yang rajin menyumbang medali di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.

"Saya kira bulutangkis dan angkat besi masih menjanjikan untuk medali. Firasat saya sebagai Ketua NOC bakal banyak kejutan di Tokyo nanti. Panahan dan menembak juga bisa kasih medali," tutur Okto, dikutip dari CNN Indonesia.

Selain target medali, NOC juga ingin kontingen Indonesia mengirimkan jumlah atlet yang lebih banyak di Olimpiade 2020 dibanding Olimpiade sebelumnya.

"Momentum tertinggi kita itu [mengirimkan atlet ke Olimpiade] tahun 2000 di Sydney. Saat itu kita mengirimkan sampai 47 atlet. Setelah itu 38 atlet di Beijing, 24 atlet di Athena, 22 atlet di London dan 28 atlet di Rio de Janeiro," kata Okto.

"Jadi harapannya bisa lebih banyak dari di Rio de Janeiro yang lolosnya. Karena kan ini cabor kelompok besar masih kualifikasi," jelas Okto.

Sampai akhir 2019 baru enam atlet yang dipastikan lolos ke Olimpiade 2020. Keenam atlet itu adalah Lalu Muhammad Zohri (atletik 100 meter), atlet cabor panahan dari nomor recurve putra dan putri, Vidya Rafika (menembak 10 meter air rifle putri), serta Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisyah dari angkat besi.

Selanjutnya masih ada 74 atlet dari 16 cabang olahraga yang masih mengikuti kualifikasi dan prakualifikasi sampai April 2020. Cabor karate, bola voli, panjat tebing, selancar, dan skateboard disebut bisa jadi kejutan lolos ke Olimpiade 2020. (TTF/sry/cnn/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU