Gara-gara Virus Corona, Atlet Jatim TC di Luar Tiongkok

  • 06-02-2020 / 11:01 WIB
  • Kategori:All Sport
Gara-gara Virus Corona, Atlet Jatim TC di Luar Tiongkok TIDAK GOYAH: Erlangga Satriagung (dua dari kanan) mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengawal pemantapan atlet PON Jatim di Malang, belum lama ini. (HARY SANTOSO/MPonline)

SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim memastikan TC (Training Center) atlet PON Jatim 2020, akan dilakukan Maret 2020. Khususnya untuk 35 atlet cabang olahraga wushu, senam, selam dan loncat indah.

“Sekarang sedang disusun lagi untuk TC ke negara lain. Kita upayakan Maret 2020 harus sudah berangkat lagi untuk pemusatan latihan,” ujar Erlangga Satriagung, ketua KONI Jatim saat dikonfirmasi, Kamis (6/2/2020).

Seperti diketahui, merebaknya virus Corona di Wuhan, Tiongkok, berpengaruh terhadap jadwal TC atlet PON Jatim 2020 di Papua. KONI Jatim atas instruksi Gubernur Jatim terpaksa memulangkan 35 atlet yang telah menjalani TC di Tiongkok.

Disebutkan dia, kini KONI Jatim tengah melakukan reorientasi lagi dengan pelatih-pelatih di luar Tiongkok. Harapannya, 35 atlet yang potensi menyumbang emas untuk kontingen Jatim di PON 2020 di Papua itu, tidak terganggu persiapannya.

‘’Mereka sudah kita pulangkan, sejak 28 Januari lalu. Dibagi menjadi 34 gelombang. Atlet ini berada jauh dari Wuhan, yakni 13 atlet dan pelatih di Sanmin. Sedang yang di Tianjin ada 22 atlet dan pelatih,” rinci Erlangga.

Proses pemulangan atlet ini memang membutuhkan waktu cukup lama. Namun pihaknya bersyukur karena dari seluruh jumlah atlet yang dipulangkan itu tidak terindikasi virus Corona. “Mungkin karena mereka atlet memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Jadi mereka diperiksa sebanyak tiga kali yakni di Tiongkok, kemudian di Bandara Juanda dan dilanjutkan di Rumah Sakit dr Soetomo,” kata Erlangga.

Ditariknya para atlet saat pemusatan latihan ini, lanjut Erlangga, memang cukup merugikan. Kerena jadwal pemusatan tinggal beberapa saat selesai. Tepatnya sekitar bulan Maret 2020.

Dan kini tengah dirancang latihan di negara lain sesuai cabor. Selain itu juga mencari pelatih-pelatih jago di nomer-nomer yang dibutuhkan.

‘’Saya yakin kondisi ini tidak akan ada masalah. Bagaimana pun urusan keselamatan atlet dan pelatih ini merupakan hirarki tertinggi. Jangan sampai bilang eman,’’ pungkas Dirut PT PWU Jatim ini. (has)

 

 

 

Editor : Hary Santoso
Uploader : has
Penulis : has
Fotografer : has

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU