Jon Jones, Anak Pendeta Jawara UFC

  • 08-02-2020 / 11:30 WIB
  • Kategori:All Sport
Jon Jones, Anak Pendeta Jawara UFC Jon Jones akan menghadapi Dominick Reyes di UFC 247. (Sean M. Haffey/Getty Images/AFP)

Malangpostonline.com- Jon Jones anak pendeta akan menghadapi Dominick Reyes di pertarungan kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) 247 yang akan digelar di Toyota Center, Texas, Minggu (9/2) waktu setempat.

Jones memulai karier di UFC lebih dari 11 tahun lalu. Tepatnya di UFC 87 saat menghadapi Andre Gusmao, Agustus 2008. Ketika itu Jones menang angka.

Awal mula petarung 32 tahun itu terjun ke dunia mixed martial arts (MMA) karena kekasihnya sejak SMA, Jessie, tengah mengandung anak perempuan mereka yang kini bernama Leah.

Ketika itu ia menyadari tidak memiliki cukup bekal untuk menghidupi keluarganya. Jones pun mulai berpikir guna mendapat banyak uang untuk keluarga kecilnya tersebut.

Petarung kelahiran Rochester tersebut akhirnya mengunjugi pusat latihan MMA, BombSquad guna menjadi petarung dan memilih meninggalkan pendidikannya di perguruan tinggi.

Jones jadi atlet MMA lantaran memiliki dasar sebagai atlet gulat di sekolah. Di masa sekolah ia juga pernah menggeluti sepak bola dengan menjadi gelandang bertahan. Karena tubuhnya yang kurus itu ia mendapat julukan Bones.

Performa Jones di MMA awalnya tidak mengesankan. Namun beberapa minggu setelahnya ia bisa memenangi pertarungan MMA pertamanya dengan mengalahkan Brad Bernard lewat TKO pada 12 April 2008.

UFC lalu mengontrak Jones. Di UFC, kemenangan pertama Bones, julukan Jones, terjadi pada 9 Agustus 2008 saat menang angka atas Andre Gusmao di UFC 87.

Pada Maret 2011 Jones meraih gelar juara UFC kelas berat ringan usai mengalahkan Mauricio Rua di UFC 128 lewat TKO.

Dikutip dari Liveabout, Jones merupakan seorang anak pendeta di Gereja Pantekosta di New York, Arthur Jones Jr., dan ibunya yang bernama Camille Jones merupakan perawat.

Bersama tiga saudara kandungnya, Arthur Jones, Chandler Jones, Carmen, Jones didik dalam lingkungan keluarga yang religius. Namun Carmen meninggal akibat saat belum berusia 18 tahun.

Jon Jones, Anak Pendeta Jawara UFC

Ketaatan terhadap agamanya itu Jones tunjukan dengan memiliki tato Filipi 4:13. Pesan dalam ayat itu merupakan cerita favorit dari mendiang kakaknya.

Dalam bertarung di UFC Jones memiliki keahlian berduel di ground. Meski demikian, ia juga kerap mengeluarkan serangan dengan cara yang tak terduga. Caranya menyerang lawan sering brutal dan teartikal, baik dengan serangan siku atau tendangan berputar.

Saat ini Jones tengah bersiap melakoni UFC 247 melawan Dominick Reyes. Dalam pertarungan itu Bones ingin mencatatkan rekor 17 kemenangan beruntun. (sry/cnn/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU