Perhelatan Formula E Bisa Picu Kemacetan di Akhir Pekan

  • 15-02-2020 / 09:43 WIB
  • Kategori:All Sport
Perhelatan Formula E Bisa Picu Kemacetan di Akhir Pekan Balap Formula E. (Foto: KENZO TRIBOUILLARD / AFP)

Malangpostonline.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto mengakui bahwa perhelatan Formula E akan menimbulkan kemacetan di Jakarta. Namun ia menyatakan kemacetan yang terjadi tidak akan signifikan karena dilakukan di hari libur.

"Kalau nanti ada penutupan jalur Medan Merdeka Barat. Mungkin ada kemacetan lah tapi tidak terlalu drastis acaranya kan hari Sabtu jadi sedikit berkurang," kata Dwi di Hotel Novotel Jakarta, Jumat (14/2).

Dwi menjelaskan sejak awal perencanaan Formula E sudah dirancang untuk tidak menimbulkan macet. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendesain rekayasa lalu lintas untuk menekan angka kemacetan terjadi.

Selain itu, Dwi juga menyatakan bahwa pelaksanaan Formula E tidak menimbulkan suara yang mengganggu.

"Setahu saya filosofi Formula E pada saat membangun trek diusahakan juga seminimal mungkin menyebabkan kemacetan," jelas dia.

"Terus yang kedua mengenai suara enggak sebising Formula E dibandingkan motor bebek saya masih lebih berisik motor saya. Jadi bener-bener alus dan getarannya juga alus," lanjut dia.

Diketahui perhelatan Formula E rencananya akan dilaksanakan pada 6 Juni 2020 dan diikuti sekitar 12 tim. Waktu berlapan akan berlangsung selama 45 menit dengan maksimal kecepatan pacu kendaraan mencapai 220 kilometer per jam.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menargetkan wisatawan yang datang pada saat Formula E ialah berjumlah 35 ribu orang. Dari angka ini 5 ribunya ialah wisatawan asing dan 30 ribu adalah wisatawan dalam negeri.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahmad Cucu Kurnia menjelaskan angka target wisatawan dari luar negeri cenderung sedikit karena dipengaruhi imbas virus Corona. Ia menuturkan karena masalah itu, DKI bakal menggenjot dari wisatawan lokal.

"Maksimal 30 ribu sampe 50 ribuan lah ya. Kita kenapa bicara wisatawan asing karena ini masi Corona loh. Jadi kita paling enggak mengandalkan market dalam market domestik kan juga gede," jelas dia.

"Mudah-mudahan kita bisa mencapai target itu. Kita ngeliat ini Demam Corona sampai kapan nih. Tapi kita jangan berandai andai," lanjut dia. (ctr/cnn/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU