Tim Medis Tidak Kaget dengan Trauma yang Dialami 'Drogba'

  • 11-09-2019 / 10:45 WIB
  • Kategori:Arema
Tim Medis Tidak Kaget dengan Trauma yang Dialami 'Drogba'

MALANG – Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, memahami kondisi salah satu pemainnya, Dedik Setiawan yang belum 100 persen. Pemain berposisi penyerang itu sedang berusaha keras memulihkan trauma sebelum bisa kembali ke top performa.

"Itu (memulihkan trauma) yang paling utama. Sementara, untuk progres pemulihan cedera, sudah sekitar 80 persen," ungkap dr. Nanang.

Menurutnya, pemain asal Dampit itu memang terlihat masih agak trauma ketika menjalani latihan. Meskipun kini sudah berlatih dengan tim utama, terlihat Dedik sangat berhati-hati di setiap pergerakannya.

“Memang dia masih merasa agak trauma. Wajar sih. Dia pasti tkut setelah cedera yang lama, dan berusaba menyesuaikan lagi cara main di lapangan,” ungkapnya.

Hanya saja, dr. Nanang sudah memberikan lampu hijau bila pelatih ingin menurunkan pemain yang sering dijuluki Drogba tersebut. Secara progres kondisi cedera sudah bagus, begitu juga fisik. Sebab, pemain tersebut sudah intensif menjalani latihan.

“Dia sudah bisa turun. Ya mungkin tidak bisa penuh 90 menit untuk awal-awal," tambah dia. 

Sebelumnya, Dedik Setiawan mengakui tengah berjuang memulihkan diri dari trauma. Sekalipun kondisinya sudah mencapai 80 persen, namun trauma setelah cedera sekitar enam pekan harus ditaklukkan demi memenuhi keinginannya segera comeback. 

“Dilihat dulu untuk beberapa hari ini. Sebab, rasa traumanya masih ada,” ujar Dedik Setiawan, setelah latihan di Stadion Cakrawala UM, Selasa (10/9) sore.

Dedik memilih jujur dengan kondisinya meskipun ingin sekali comeback dalam pertandingan melawan Borneo FC. Apalagi, dalam beberapa kali latihan, selain merasa trauma, dia mendengar ada suara bergeser diantara lututnya.

“Jadi tadi sempat bunyi begitu. Tetapi langsung hilang. Mungkin ini efek trauma setelah absen panjang,” papar dia.

Pemain yang sudah mencetak enam gol itu menuturkan, dirinya memilih jujur masih mengalami trauma untuk menjadi pertimbangan tim pelatih dan tim medis. Sebab, bila ditanya kesiapan dia menyatakan tidak ada masalah kecuali trauma.

“Kalau nggak siap, memaksa turun nanti pas dapat bola ternyata nggak maksimal kasihan timnya,” tambahnya. (ley/Malangpostonline.com)

Editor : ley
Uploader : irawan
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU