Jatah Tiket Suporter Tamu Ditentukan Rapat Pra Laga

  • 23-09-2019 / 07:47 WIB
  • Kategori:Arema
Jatah Tiket Suporter Tamu Ditentukan Rapat Pra Laga

MALANG – Pertandingan antara Arema FC kontra PSS Sleman bukan laga biasa. Insiden di awal musim Liga 1 Indonesia saat Singo Edan kalah di Maguwoharjo, memberi latar belakang yang kuat bagi panpel pertandingan, untuk membahas secara serius pemberian jatah tiket bagi suporter Sleman.

“Kami melihat situasi, menurut regulasi ada 5 persen jatah. tetap kami menyesuaikan. Namun demikian, kami akan sesuaikan dengan keputusan dari pihak pengamanan. Kepolisian yang berhak beri izin keramaian. Kami menyesuaikan dengan rekomendasi kepolisian,” ujar Ketua Panpel Arema, Abdul Haris kepada Malangpostonline.com, Minggu.

Menurutnya, koordinasi dengan pihak keamanan untuk pertandingan Arema kontra PSS Sleman terus dilakukan. Pada satu sisi, Haris meyakini Aremania bakal datang untuk memenuhi panggilan timnya demi bersama-sama mendukung Arema untuk meraih kemenangan di Stadion Kanjuruhan.

Pada sisi lain, insiden lawan Sleman di awal musim, masih menyisakan luka yang belum hilang. Karena itu, Haris cukup hati-hati membahas soal jatah tiket bagi suporter tim lawan. “Untuk antisipasi, kami akan koordinasi pengamanan, melakukan evaluasi edukasi, agar tidak ada hal-hal yang merusak citra dan merugikan tim dan klub secara keseluruhan,” sambungnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi Riyono menegaskan, penentuan boleh atau tidaknya suporter lawan untuk datang ke Stadion Kanjuruhan, akan ditentukan dalam rapat. Rencananya, Senin siang (23/9), kepanpelan, kepolisian sebagai pengamanan dan kedua tim akan menggelar meeting.

Dalam meeting ini, akan ditentukan apakah suporter lawan memperoleh jatah tiket untuk masuk ke Stadion Kanjuruhan. “Soal jatah tiket itu, akan dibahas bersama oleh semua pihak terkait dalam meeting di kantor Arema Jalan Mayjen Panjaitan, Senin siang,” ujar Sunardi dikonfirmasi terpisah. (fin/Malangpostonline.com)

Editor : fin
Uploader : irawan
Penulis : fin
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU