Kalah dari Mantan Timnya, Benny Wahyudi Akui Kurang Beruntung

  • 03-10-2019 / 09:53 WIB
  • Kategori:Arema
Kalah dari Mantan Timnya, Benny Wahyudi Akui Kurang Beruntung

MALANG – Bermain di tanah kelahirannya dan menghadapi mantan tim yang membesarkan namanya, Benny Wahyudi merasa kecewa. Ya, tim yang diperkuatnya PSM Makassar harus bertekuk lutut  pada Arema FC dengan skor 2-0 tanpa balas. Apalagi tim PSM tampil dominan di babak pertama. Hanya saja timnya tidak bisa mencetak gol. 

PSM mengakui sejatinya kecewa dengan kepemimpinan wasit.  Namun menyerahkan penilaian kepada semua yang menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen tersebut.

“Kami bermain bagus dan menekan Arema sejak awal pertandingan. Banyak peluang kami ciptakan, namun sayang belum menjadi gol,” ujar Bek PSM, Beny Wahyudi.

Dengan hasil ini, PSM pun harus melanjutkan catatan tanpa kemenangan di laga away. 

“Kami kurang beruntung dalam laga away,” tegas pemain asal Turen ini.

Kekalahan PSM semakin lengkap, karena pemainnya juga mendapatkan kartu merah. Hasim Kipuw menerima kartu kuning keduanya di menit 54’, dan  Arema tampil lebih baik di babak kedua. 

Bermain 10 orang, PSM akhirnya kesulitan membendung serangan demi serangan Arema. Dua gol bersarang di gawang Hilmansyah.

“Kami dapat dua kartu merah dan lagi-lagi dapat hasil kurang bagus saat awat. Kami siap membalasnya di Makassar,” tambah Beny.

Sementara, menurut Pelatih PSM, Darije Kalezic, kartu merah tersebut mengubah jalannya pertandingan. Kalah jumlah amunisi, berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Arema.

“100 persen kartu merah itu mengubah jalannya pertandingan,” terang Kalezic.

Ia mengakui, enggan berkomentar lebih banyak mengenai kepemimpinan wasit Thporiq Alkatiri. Dia mempersilahkan semua yang melihat pertandingan memberikan penilaian.

“Saya hanya membandingkan, dengan tekel pada pemain (Aaron Evans) ketika di Sidoarjo (melawan Persipura). Saya tidak tahu harus bilang apa,” tandasnya. (ley/jon/Malangpostonline.com)

Editor : jon
Uploader : irawan
Penulis : ley
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU