Dishub Kota Malang Lakukan Penertiban Parkir

  • 09-10-2019 / 21:06 WIB
  • Kategori:Malang
Dishub Kota Malang Lakukan Penertiban Parkir FOTO: Dishub Kota Malang for MalangPostOnline.com

Malangpostonline.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan operasi penertiban parkir, Rabu (9/10) malam. Puluhan orang tim terjun ke lapangan untuk meninjau beberapa titik parkir di Kota Malang. Seperti di kawasan Jalan Soekarno-Hatta hingga Ciliwung. Dalam operasi tersebut, Dishub Kota Malang memberikan peringatan kepada tukang parkir agar membagikan karcis parkir kepada masyarakat. 

Plt Kabid Parkir Dishub Kota Malang, Mustaqim Jaya menguraikan, operasi rutin gabungan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah parkir liar di kawasan Kota Malang. "Sejauh ini, di Kota Malang terdapat 900 titik parkir. Melalui operasi ini, kami pastikan tidak ada parkir liar maupun yang melanggar aturan," kata dia. 

Selama ini, lanjut dia, masih ada beberapa titik parkir yang tak sesuai aturan. Mulai dari melanggar marka hingga melebihi jumlah shaf yang ditentukan. "Kami batasi, parkir itu maksimal dua shaf. Terkadang, ada yang melanggar jadi tiga shaf. Ini yang tidak boleh. Jangan sampai parkir membuat macet jalanan," tegas dia. 

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengecekan kelengkapan juru parkir (jukir). Mulai dari rompi, Kartu Tanda Anggota (KTA) hingga ketersediaan karcis parkir. Sejauh ini, pihaknya kerap mendapat keluhan dari masyarakat jika masih banyak jukir yang tidak memberikan karcis parkir. "Melalui karcis parkir, bentuk bahwa kawasan parkir tersebut legal. Kami meminta kepada tukang parkir untuk memberikan karcis kepada masyarakat ketika sedang memarkir kendaraannya," imbuh dia. 

 

Dari 2600 jumlah jukir, masih ada beberapa jukir yang tidak memiliki kelengkapan. Untuk itu, ia meminta para jukir untuk segera melengkapi atribut ketika turun di lapangan. Serta, ia juga meminta para jukir untuk tidak melanggar aturan perparkiran. "Jika terbukti melanggar, kami akan berikan teguran. Kalau terus diulangi, KTA tidak akan kami perpanjang," tegas dia. 

Mustaqim menambahkan, operasi rutin tersebut diadakan setiap dua hari sekali. Jika ditotal, selama satu bulan, ada enam kali penertiban parkir yang dilakukan secara bertahap. "Ini demi kenyamanan masyarakat. Agar tidak ada lagi parkir ilegal," tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU