Redam Revans! Singo Edan Datang Untuk Menang

  • 16-10-2019 / 02:30 WIB
  • Kategori:Arema
Redam Revans! Singo Edan Datang Untuk Menang

Malangpostonline.com, MAKASSAR – Aroma balas dendam tercium dalam laga away Arema FC menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (16/10) malam, kick off 18:30 WIB (live Indosiar). Menyusul kekalahan 0-2 PSM di kandang Singo Edan, 2 Oktober lalu, dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija pun menyadari, tuan rumah punya motivasi tinggi untuk revans. “Ini akan menjadi laga yang susah. Kami akan melawan PSM yang pasti memiliki motivasi besar,” ungkap pelatih yang timnya tak bisa full team, lantaran tiga pemain gabung timnas, dua pemain cedera.

Meski demikian, bukan berarti Arema bakal menyerah begitu saja. Milo memastikan timnya siap meredam semangat revans PSM yang di tiga laga sebelumnya tak pernah menang. Bahkan Milo meyakinkan, bahwa Arema datang ke Makassar untuk menang. “Kami ingin menang,” katanya.

 “Kalau ingin menang, artinya kami harus main bagus. Selain energi, saya ingin pemain bermain dengan sepenuh hati,” lanjut pelatih asal Bosnia ini mengaku timnya harus siap dengan keinginan Benny Wahyudi dkk untuk balas dendam atas kekalahan dua minggu lalu di Stadion Kanjuruhan.

 “Itulah mengapa saya bilang akan menjadi laga yang susah. Kami akan membangun tim yang kuat dan fight menghadapi semua tantangan,” yakin Milo. Menurutnya, melawan PSM, timnya butuh energi yang besar, sebagai formula untuk bisa meredam kualitas Ferdinand Sinaga dkk.

Pelatih berusia 55 tahun ini ingin pemainnya terus bergerak, seperti yang dilakukan saat berlaga di kandang. Milo paham, bila tim asuhan Darije Kalezic itu memiliki kekuatan di lini tengah dan juga umpan-umpan panjang yang akurat. Itu semua harus bisa  diantisipasi pasukan Singo Edan.

Formula khusus untuk bisa menang seperti pertemuan sebelumnya telah disiapkan untuk Dedik Setiawan dkk. Milo menegaskan, timnya tidak akan diinstruksikan untuk tampil bertahan atau menumpuk pemain belakang yang hanya menunggu serangan lawan.

Sementara itu, tuan rumah PSM menegaskan tidak ingin kembali menelan kekalahan saat bermain di hadapan pendukung sendiri. Pelatih PSM Darije Kalezic yang masih teringat jelas dengan kekalahan timnya di Malang rencananya tidak akan mengubah materi pemain utamanya.

"Masih fresh dalam ingatan kita akan bagaimana hasil dari laga itu. Meskipun kita kalah 2-0 dari Arema, namun kita tetap percaya diri setelah pertandingan itu," kata Derije mengaku kekalahan itu yang membuatnya semakin termotivasi untuk membalas dendam.

"Alasannya karena masalah yang krusial atas kekalahan itu, dimana wasit memberikan dua kartu kuning (Zulham dan Hasyim Kipuw) dalam waktu dua menit kepada pemain kita," lanjut dia mengaku

kondisi saat itu justru membuat permainan timnya terganggu.

Namun untuk laga di Makassar, pihaknya berharap bisa kembali melalui pertandingan dengan kemenangan. Para pemain PSM, menurutnya  tengah menantikan laga kandang ini dengan motivasi yang baik dan tentunya ingin menunjukkan penampilan setiap pemain di hadapan para suporter setia.

"Kita ingin revans dengan Arema dan memulai laga baru (putaran kedua) dengan tiga poin," ujarnya. Laga ini sebenarnya dihelat pada pekan ke-5 putaran pertama lalu, namun mengalami penundaan. Untuk itu, dalam dua minggu ini tim Arema dan PSM langsung bertemu dua kali.

Arema untuk sementara berada di peringkat ke-5 klasemen Liga 1 2019 dengan 33 poin. Dari 20 pertandingan, Arema meraup 10 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Sedangkan PSM di peringkat ke-9 dengan 24 poin, hasil dari 5 menang, 9 imbang, dan 8 kalah. (ley/bua/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU