Lakukan Perubahan Taktik, Enam Peluang Dua Gol di Babak II

  • 21-10-2019 / 01:27 WIB
  • Kategori:Arema
Lakukan Perubahan Taktik, Enam Peluang Dua Gol di Babak II Pelatih Arema, Milomir Seslija

Malangpostonline.com, TENGGARONG –Tak mau mengalami dua kekalahan beruntun dalam rentetan laga away, tim Singo Edan berhasil mencuri poin di kandang Persipura Jayapura, Minggu (20/10) malam.

Arema menahan imbang Tim Mutiara Hitam dengan skor 2-2, dalam pertandingan yang diiringi dengan ketertinggalan 2-0 sampai 16 menit tersisa di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Arema menunjukkan permainan yang tak mau menyerah, sebelum peluit panjang ditiup wasit. Dalam kondisi tertekan, tim asuhan Milomir Seslija itu justru tampil lepas di babak kedua. Dua gol dari Makan Konate di menit 74’ dan Jayus Hariono pada menit 82’, membuat Dendi Santoso dkk mampu membalas keunggulan Persipura di babak pertama.

“Babak pertama kami mendominasi sekitar 30 menit. Kami sempat mempunyai dua peluang bagus tapi tidak menjadi gol,” ujar Pelatih Arema, Milomir Seslija.

Di babak pertama, Arema terkesan memainkan tempo dan mengandalkan penguasaan bola. Mereka tidak mau terlalu terburu-buru menyerang, namun perlahan membongkar pertahanan Persipura. Sebab, pelatih dengan sapaan akrab Milo itu memahami, timnya kerap lengah ketika terlalu tampil menyerang. Akan tetapi, Persipura justru sukses membuat Arema kebobolan. Lagi-lagi karena lengah.

“Lawan justru berhasil mencetak gol. Gol pertama sangat indah dan gol kedua, lagi-lagi kami berbuat salah,” ungkapnya.

Ia menganggap, di babak kedua timnya melakukan comeback yang bagus. Saat lawan sudah mulai merasa menang, dia melihat timnya terus bekerja keras, berlari demi membalas tuan rumah.

“Babak kedua kami ada sekitar enam peluang. Pemain benar-benar terus berlari, bekerja keras dan mereka terlihat ingin mendapatkan hasil yang bagus. Mereka melakukan comeback luar biasa,” papar dia.

Hanya dua gol yang tercipta, dia mengapresiasi perjuangan timnya. Persipura tetaplah Persipura, tim tangguh dalam persepakbolaan Indonesia. Tim tuan rumah merupakan klub yang mendominasi sepak bola tanah air. Sehingga, hasil imbang itu dia syukuri dan dia bangga dengan perjuangan anak asuhnya.

“Persipura tim berpengalaman, mereka tahu bagaimana bermain kuat, bermain cepat. Itu yang membuat mereka mendominasi sepak bola Indonesia dalam waktu yang lama. Tetapi, pemain saya menunjukkan karakter bermain Arema,” tambahnya.

Ia menyebutkan, kunci dari keberhasilan Arema kemarin adalah tepatnya perubahan taktik dalam timnya. Mengganti Rifaldi Bawuo dan Ahmad Nur Hardianto dengan memasukkan Sylvano Comvalius dan Riky Kayame, terbukti membuat serangan Arema lebih menggigit.

“Kami buat perubahan di babak kedua. Kami lihat perlu pergantian pemain ini dan terbukti bisa ada dua gol,” tutur pria asal Bosnia itu.

Menurutnya, tim Arema kini mendapatkan bekal yang bagus untuk melawan Tira Persikabo, Kamis (24/10) depan dalam laga away ketiga secara beruntun yang harus dilalui Arema selama delapan hari. (ley/jon/Malangpostonline.com)

Editor : jon
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU