DLH Bagi 73 Gerobak Motor Sampah

  • 02-12-2019 / 20:46 WIB
  • Kategori:Kabupaten
DLH Bagi 73 Gerobak Motor Sampah BANTUAN: Gerobak Motor bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup diberikan kepada Kelompok Swadaya Cempaka Mulya

Malangpostonline.com - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang menggelontorkan bantuan gerobak motor roda tiga. Kemarin, bantuan gerobak motor diberikan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat Cempaka Mulya, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo. Bantuan secara simbolis diserahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, Ir Budi Iswoyo MT, saat kegiatan Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) di Balai Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kepada Malang Post, Budi mengatakan, motor gerobak roda tiga tersebut diberikan sebagai sarana untuk mengangkut sampah. Dijelaskan Budi, pada 2019 ini, pihaknya memiliki 73 motor gerobak. 13 merupakan pengadaan dari Pemerintah Kabupaten Malang sedangkan 60 sisanya bantuan dari pusat. ”Setiap tahun kami menerima bantuan dari pusat. Bantuan itu semuanya kami salurkan,’’ kata Budi.

Penyaluran bantuan motor gerobak tidak hanya diberikan ke desa yang memiliki program bank sampah. Tapi juga kelompok masyarakat yang aktif dalam mengelola sampah. Selain itu pada kawasan yang memiliki TPST 3R. ”Seperti Cempaka Mulya, ini adalah kelompok swadaya masyarakat yang aktif dalam hal pengelolaan sampah,’’ tambah Budi yang mengatakan sebelum menyerahkan bantuan pihaknya lebih dulu melakukan survey. Tujuannya, agar bantuan yang disalurkan betul-betul tepat sasaran.

”Di Kabupaten Malang ini ada sekitar 70 an kelompok swadaya masyarakat yang mengelola sampah. Tidak semuanya aktif. Oleh karena itu sebelum bantuan digelontorkan lebih dulu disurvey,’’ katanya.

Gerobak motor  roda tiga ini sebagai sarana transportasi mengangkut sampah dari rumah warga ke TPS. Sementara ke TPS menuju TPA diangkut dengan truk. ”Tahun ini kami juga mendapat bantuan alat berat lenis loader, dan truk pengangkut sampah,’’ tambah Budi mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang ini.

Dia juga berharap, pada 2025 mendatang Kabupaten Malang bebas  sampah. ”Bebas sampah itu artinya bisa jadi pengolaan sampah 70 persen oleh Pemerintah, sedangkan 30 persen oleh masyarakat atau bisa 50-50,’’ tandasnya. (ira/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU