Harga Ayam dan Telor Tidak Stabil, Walikota Pantau Lapangan

  • 11-12-2019 / 18:17 WIB
  • Kategori:Malang
Harga Ayam dan Telor Tidak Stabil, Walikota Pantau Lapangan Sutiaji turun pantau langsung harga sembako di Pasar Induk Gadang

Malangpostonline.com - Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, harga kebutuhan pokok cenderung tak stabil. Hal ini terjadi pula di Kota Malang khususnya untuk komoditi daging ayam dan telor yang mengalami kenaikan dan penurunan harga.

Hal ini ditemukan sendiri oleh Wali Kota Malang Sutiaji saat melakukan pemantauan lapangan harga sembako jelang Nataru, Rabu (10/12) tadi. Ia memantau harga sembako juga BBM di Pasar Besar, Pasar Induk Gadang, Gudang Bulog dan Pangkalan Terminal BBM Pertamina Malang.

“Tadi kita temukan harga ayam turun dari Rp 37 ribu ke Rp 32 ribu. Tapi harga telor malah naik sama halnya dengan bawang merah yang fluktuatif, hanya tadi karena stoknya saja tidak signifikan,” papar Sutiaji di sela pemantauan harga sembako di pasaran kemarin.

Beberapa harga yang dipantau lainnya adalah tomat, minyak, gula dan tepung. Beberapa bahan pokok ini memang diprediksi mengalami fluktuatif harga umumnya di jelang Nataru nanti. Akan tetapi menurut pantauan tadi, secara umum harga sembako di Kota Malang masih stabil.

Dijelaskan pula untuk stok beras, Bulog masih memiliki stok yang dinyatakan aman hingga pasca perayaan Nataru kedepan.

“Pemantauan ini juga kita lakukan agar tidak ada penimbunan. Jika ada harga yang terpantau naik signifikan maka indikasi ada penimbunan tapi ini cenderung stabil semua,” terang Sutiaji yang juga didampingi Sekda Kota Malang Wasto dan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang Wahyu Setianto.(ica/Malangpostonline.com)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU