Sayonara, Hamka Hamzah Mundur

  • 05-01-2020 / 05:31 WIB
  • Kategori:Arema
Sayonara, Hamka Hamzah Mundur

Malangpostonline.com –Kapten Tim Arema FC, Hamka Hamzah akhirnya benar-benar pamit undur diri. Pemain berusia 35 tahun itu menyatakan ucapan perpisahannya melalui Instagram, sekitar pukul 21.45 WIB, Jumat (3/1) malam ini. Sayonara Arema.

“Terima kasih seluruh keluarga @aremafcofficial atas 1,5 musimnya yang luar biasa.. Mohon maaf apabila selama 1,5 musim saya masih banyak mengecewakan, khususnya buat Aremania/ Aremanita,” tulis dia dalam unggahan foto Instagram @hamka23hamzah.

Ia menyatakan hal tersebut, tampaknya karena tim pelatih tak memasukkan namanya dalam skuad untuk musim 2020.  Hal ini terlihat dari isi caption foto tersebut.

“Selera pelatih memang berbeda-beda dan hal itu sangat wajar dalam dunia sepak bola. Dan sukses selalu untuk kita semua. Tetap jaga silaturahmi,” imbuhnya.

“SALAM SATU JIWA #gaskandia,” ucap Hamka.

Ratusan komentar langsung membanjiri unggahan tersebut. Baik dari kalangan suporter sampai pemain. Mereka memberikan ucapan terima kasih pada kolom komentar.

Belum ada tanggapan resmi dari manajemen terkait pernyataan Hamka Hamzah tersebut. Setelah meresmikan susunan tim pelatih, Arema FC membuat planning untuk bernegosiasi dengan pemain yang masuk proyeksi musim ini.

Targetnya, pertengahan Januari nanti, 80 persen skuad sudah terbentuk ketika Arema menjalani latihan perdana. Singo Edan sudah mulai negosiasi dengan sejumlah pemain pilar.

“Tahapan awal dalam merilis nama-nama pelatih sudah. Kami juga sudah memiliki schedule, 15 Januari mulai latihan perdana. Jadi tim pelatih harapannya sudah berkumpul sebelum itu, dan nanti saat latihan perdana, susunan pemain sudah mulai terlihat,” papar Media Officer Arema, Sudarmaji.

Ia mengatakan, membentuk komposisi tim adalah target selanjutnya bagi Arema. Pada saat latihan perdana, komposisi pemain ditargetkan sudah mendekati final.

“Ya harapannya, sudah hampir lengkap, mencapai 80 persen dan kita bisa melihat komposisi tim yang ditentukan pelatih seperti apa,” beber dia.

Saat ini, memang ada beberapa pemain yang masih terikat kontrak sampai 2020. Tidak menutup kemungkinan, pemain tersebut tetap dipertahankan, bila pelatih Mario Gomez setuju dengan keberadaan pemain tersebut. Menurutnya, ada prosentase prioritas untuk beberapa pemain yang diberikan kepada tim pelatih.

Beberapa nama yang masih terikat kontrak seperti Dedik Setiawan, Jayus Hariono, M. Rafli, Kartika Ajie, Arthur Cunha hingga Sylvano Comvalius. Sehingga, besar peluang pemain tersebut bertahan, kecuali sang pelatih memiliki rencana lain pada skuad pada musim depan.

“Ada beberapa pemain yang masih terikat kontrak. Targetnya, nanti ada diskusi antara manajemen dan tim pelatih. Tetapi, keputusan akhir pada tim pelatih,” tambahnya.

Menurutnya, 15 Januari nanti, mereka yang turut dalam latihan adalah pemain yang sudah terikat kontrak. Termasuk beberapa pemain lama, yang kontraknya akan berakhir medio Januari atau Februari tahun ini, dan menjadi masuk dalam rencana tim musim depan.

“Sekarang memang ada beberapa nama, tetapi belum ke arah kepastian. Ini menjadi bagian dari pembicaraan manajemen dan tim pelatih. Jadi selama dua pekan ini kami jalankan fase itu, untuk memenuhi target 80 persen,” terang pria asal Banyuwangi tersebut.

Dia mengatakan, bila schedule yang sudah disusun tersebut sudah pas. Arema tidak terlalu lambat atau terlalu cepat untuk menyambut musim 2020

“Ini schedule Arema. Sekarang fasenya sudah lakukan nego, tetapi sebelum rilis resmi kami tak bisa sampaikan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kami juga tidak melakukan ekspose di awal,” sebut dia.

Sementara itu, perekrutan tim pelatih ini mengapungkan optimisme di manajemen. General Manager Arema, Ruddy Widodo meyakinkan, bila pemain yang akan bergabung di 2020, sesuai dengan keinginan pelatih dan memiliki kualitas bagus.

“Kedatangan tim pelatih ini bisa berdampak besar pada tim. Soal perekrutan pemain pun, meski sudah mendapatkan pelatih bagus dengan harga mahal, bukan berarti Arema akan merekrut pemain yang biasa saja. Yakinlah, pemain yang bergabung nanti memiliki kulaitas bagus, sesuai dengan ekspektasi manajemen dan Aremania,” tuturnya.

Arema sendiri, sampai akhir tahun lalu baru terdengar kabar melakukan negosiasi untuk mempertahankan Makan Konate. Akan tetapi, usai meresmikan tim pelatih, manajemen mulai bernegosiasi dengan beberapa pemain musim lalu yang diproyeksikan bertahan.

“Sepertinya beberapa pemain pilar sudah mulai dipanggil untuk negosiasi. Seperti Dendi atau Alfarizi,” tutur sumber internal tim kepada Malang Post.(ley/jon/ary)

Editor : jon
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU