Bangun Kekuatan Arema FC Tak Seperti Menggunakan Magic

  • 20-01-2020 / 13:07 WIB
  • Kategori:Arema
Bangun Kekuatan Arema FC Tak Seperti Menggunakan Magic

Malangpostonline.com - Penggawa Arema FC menjalani pemusatan latihan di Kusuma Agrowisata, Kota Batu, sejak Minggu (19/1) sore. Mereka bakal sepekan melalui training center (TC), untuk menyambut kompetisi Liga 1 2020. Meskipun masih sebulan lebih sebelum Liga, namun tim pelatih menginginkan pemain mempersiapkan diri sebaik mungkin dan meningkatkan kondisi, baik fisik sampai kekompakan antar pemain.

Pelatih Mario Gomez pun membeberkan alasannya mengapa tim Singo Edan harus menjalani TC tersebut. Termasuk pemilihan Kota Batu sebagai tempat menggenjot fisik dan taktik pemain.

“Tempat ini bagus untuk agenda pemusatan latihan. Udaranya yang dingin sangat bagus menunjang peningkatan kondisi pemain,”bebernya.

Menurut dia, timnya memang membutuhkan pemusatan latihan. Sebab, sebuah tim harus dibangun dengan serius bila ingin mendapatkan hasil yang optimal.

“Kami harus latihan, latihan dan latihan. Mereka harus terus meningkatkan kondisi, dari hari ke hari,”papar eks pelatih Borneo FC itu.

Dia mengakui, berada di pemusatan latihan, pemain dia minta untuk bekerja keras. Mencoba lebih baik setiap paginya. Menurut dia, bukanlah hal yang mudah untuk menjadikan sebuah tim yang solid dan hebat.

Ia lantas menjelaskan, berapa lama idealnya sebuah tim bisa menjadi tim yang bagus. Minimal, butuh waktu enam bulan dari tim tersebut terbentuk. Termasuk dengan kondisi Arema, yang mengganti sekitar 14 pemain di musim ini.

“Kami harus menjalani latihan, games, untuk terus mencoba dan mengompakkan tim. Biasanya, sebuah tim normal butuh waktu enam bulan untuk bisa padu. Karena di tim ini banyak pemain baru yang bergabung, tentu butuh waktu lebih lama. Lewat pemusatan latihan seperti ini caranya agar chemistry pemain bisa terbentuk,” ungkap Gomez.

Selain itu, dia menegaskan bila dirinya bukan seorang tukang sihir yang mampu mengubah Arema menjadi tim luar biasa dalam semalam. Pelatih berusia 62 itu butuh bantuan semua pemain untuk bekerja keras demi prestasi.

“Kami akan mencobanya, karena banyak pemain baru, seperti yang saya katakan sebelumnya, harus setahap demi setahap. Solusinya cuma satu, harus sering-sering berlatih, berlatih, dan berlatih bersama. Mereka harus bekerja keras setiap hari dengan hati,” tandas pria asal Argentia itu. (ley)

Editor : ley
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU