Rompi Anti Peluru Spesial untuk Latihan Arema FC

  • 21-01-2020 / 10:29 WIB
  • Kategori:Arema
Rompi Anti Peluru Spesial untuk Latihan Arema FC

Malangpostonline.com - Fisik pemain Arema FC benar-benar digenjot ketika menjalani pemusatan latihan (training center) di Kusuma Agrowisata, Kota Batu. Dua hari pertama, Dendi Santoso dkk melakoni dua kali latihan setiap harinya. Termasuk berlatih ala militer seperti yang terjadi Senin (20/1) kemarin, ketika pemain berlari mengenakan rompi anti peluru seberat 10 kilogram.

Di sesi latihan perdana, pagi hari, anak asuh Mario Gomez ini mendapatkana serangkaian menu latihan peningkatan fisik. Dimulai dengan lari naik turun tangga di sisi barat Lapangan Kusuma Agrowisata, lantas berlari dalam medan menanjak, ditambah dengan berlari dengan rompi anti peluru berbeban sekitar 10 kilogram.

Sejak pukul 08.00 WIB, pemain Arema sudah bersiap di lapangan. Di bawah instruksi pelatih fisik, Marcos Gonzalez, skuad tim berjuluk Singo Edan ini melahap satu demi satu latihan. Alhasil, fisik pemain benar-benar digenjot demi mendapatkan kondisi ideal saat kompetisi Liga 1 2020 mendatang.

Sesekali, pelatih fisik Marcos berteriak kepada pemain. Dia memberikan motivasi penggawanya untuk melahap menu latihan.

“Ayo lari sekuat-kuatnya,” teriak dia.

Jajaran penjaga gawang Arema FC pun sama. seperti Kurniawan Kartika Ajie, Utam Rusdiyana, dan Andriyas Francisco juga harus menyelesaikan porsi latihan yang menguras tenaga.

"Ayo semangat, bangkit, saya tahu kamu capek sekarang. Tetapi nanti kamu akan bayar semua ini di pertandingan," kata pelatih kiper Arema, Felipe Americo.

Meski digembleng dengan berbagai latihan ala militer, tak ada raut kekesalan di wajah para pemain Arema FC. Bahkan, sore harinya ketika memasuk latihan taktik, pemain juga terlihat bersemangat.

"Tim pelatih ingin rompi untuk dipakai pemain latihan fisik. Itu rompi anti peluru yang dipakai dengan beban 10 kilogram," kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Rompi anti peluru tersebut, baru dibeli oleh manajemen Arema pekan lalu. Mereka membeli 15 rompi tersebut, demi memenuhi kebutuhan pelatih fisik.

Sementara itu, meski latihan sangat berat, tim pelatih sudah punya trik membuat pemain tidak mengeluh. Beberapa kali Marcos Gonzales memberikan candaan kepada pemain yang sudah mulai lelah. Begitu juga dengan asisten pelatih lainnya. (ley)

Editor : ley
Uploader : rois
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU