Lebih Banyak di Rumah, Bek Arema ini Berharap Indonesia Bisa Pulih

  • 03-04-2020 / 16:17 WIB
  • Kategori:Arema
Lebih Banyak di Rumah, Bek Arema ini Berharap Indonesia Bisa Pulih PILIH  DI RUMAH: Meski tidak ada latihan bersama pemain Arema lainnya, Bagas Adi Nugroho memilih latihan sendiri di rumah.

Malangpostonline.com  - Bagas Adi Nugroho, bek Arema FC, disiplin menerapkan social dan physical distancing yang dianjurkan oleh pemerintah. Dengan situasi pandemi coronavirus yang masih merebak, Bagas mengatakan bahwa dia memilih diam di rumah untuk melindungi diri dari potensi penularan.

“Saya lebih banyak berada di rumah, sangat jarang keluar rumah. Selama ini juga tidak pergi ke mana-mana,” ujar Bagas.

Pemain kelahiran Jogjakarta tersebut, mematuhi anjuran pemerintah, sekaligus mematuhi physical distancing yang diterapkan Kesultanan Jogjakarta terhadap seluruh warganya.

Pesepakbola yang pernah membela Bhayangkara FC itu mengatakan, dukungannya terhadap physical distancing serta kampanye #dirumahsaja tak lepas dari kerinduannya pada sepakbola. Sebab, dia ingin Indonesia bisa kembali normal di semua lini. Secara otomatis, sepakbola bisa kembali bergulir.

Karena itu, gerakan dirumahsaja mendapat dukungan penuh dari Bagas. “Keluarga melarang saya keluar rumah, kalau tidak ada urusan yang benar-benar penting dan mendesak,” tambah mantan pemain PSS Sleman tersebut.

Untuk mengisi waktunya selama mengkampanyekan #dirumahsaja, Bagas tidak leha-leha dan hanya rebahan saja.

Pemain timnas Indonesia ini rajin melakukan latihan statis yang sudah diagendakan dan dirancang oleh tim pelatih. Lewat pelatih fisik Marcos Gonzales, tim pelatih menyerahkan jadwal latihan dan berbagai program latihan kepada Bagas dan para pemain lainya, supaya kondisi fisik tidak merosot drastis.

Tidak bisa dipungkiri, kondisi fisik para olahragawan, tak terkecuali pemain sepakbola akan mengalami penurunan. Pesepakbola yang mengandalkan latihan terkoordinasi mulai dari latihan individu, latihan tim, latihan teknik hingga latihan taktik, akan mengalami kemerosotan kondisi.

Tapi, Bagas meyakini program yang sudah diberikan pelatih akan menjaga kondisinya. “Latihannya selang seling laporannya, ada hari di mana pemain kirim video latihan, tapi ada juga yang dimonitor oleh tim pelatih lewat video call. Kami harap situasi ini segera berlalu, Indonesia bisa pulih, kami bisa latihan bersama lagi, dan bermain sepakbola lagi,” tutup Bagas.(fin/jon)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : MP
Fotografer : MP

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU