Lini Belakang Jadi Sorotan, Sudah Diprediksi Manajemen Singo Edan

  • 06-04-2020 / 22:16 WIB
  • Kategori:Arema
Lini Belakang Jadi Sorotan, Sudah Diprediksi Manajemen Singo Edan Perekrutan Matias Malvino menggantikan Arthur Cunha da Rocha jadi pertanyaan.

Malangpostonline.com - Lini pertahanan Arema FC menjadi salah satu sorotan di awal musim Liga 1 2020. Pasalnya, dalam tiga pertandingan, tim asuhan Mario Gomez tersebut kebobolan empat gol. Keputusan merombak susunan barisan pertahanan di musim lalu, dengan hanya menyisakan Alfarizi pun dipertanyakan, termasuk perekrutan Matias Malvino menggantikan Arthur Cunha da Rocha.

Arema FC sejatinya mengawali musim dengan catatan cleansheet alias tanpa kebobolan kala away ke markas Tira Persikabo. Akan tetapi, kala itu duet Bagas Adi Nugroho dan Hanif Sjahbandi yang mendadak diplot sebagai stopper  justru berhasil membuat benteng Singo Edan terlihat tangguh.

Di laga kedua, Arema FC menurunkan duet Bagas Adi Nugroho dan Matias Malvino. Keduanya berujung cedera di laga home perdana menjamu Persib Bandung tersebut. Malvino di pertengahan babak kedua, sementara Bagas di ujung laga. Arema FC kebobolan dua gol di laga kandang tersebut.

Sedangkan pada laga ketiga, Arema FC kembali kebobolan dua gol di kandang PSIS Semarang. Kali ini, giliran Nurdiansyah berduet dengan Matias Malvino.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengakui, memang masih banyak kelemahan dalam skuadnya. Namun, dia menilai, kebobolan empat gol saat ini terjadi karena masih perlunya proses adaptasi. Apalagi, di tiga laga awal tersebut, susunan pemain juga berbeda-beda.

“Ya ini lebih pada masalah waktu juga. Butuh chemistry, apalagi di laga-laga awal ini susunan pemainnya juga tidak sama,” beber dia kepada Malang Post.

Menurutnya, manajemen dan tim pelatih bahkan sudah memprediksi, sektor yang masih dianggap butuh polesan ekstra di lini pertahanan. Hal ini pula yang membuat Arema FC merekrut bek tengah di hari terakhir bursa transfer.

Ruddy mengatakan, masih optimis dengan skuad di lini pertahanan Arema. Menurutnya, bila pelatih percaya, maka manajemen mencoba yakin pula.

“Apalagi pemain-pemainnya kan benar-benar pilihan pelatih,” tegas dia.

Tak terkecuali bek Matias Malvino. Rekomendasi langsung dari Mario Gomez. Sementara, yang menilai pemain lokal adalah para asisten pelatih. “Tapi pasti ada evaluasi untuk pembenahan. Cuma sekarang juga masih awal musim,” tambahnya.

Dia mengatakan, momen jeda kompetisi ini bisa menjadi sarana mempesiapkan cara terbaik meningkatkan kinerja tim. Bukan hanya di sektor pertahanan.

“Yang jelas secara permainan, sudah mulai terlihat. Tinggal bagaimana mencapai permainan paling ideal,” tutur pria asal Madiun itu.

Sementara itu, menurut Asisten Pelatih Arema FC, Charis Yulianto, performa lini belakang yang masih rapuh menjadi pekerjaan rumah. “Lini belakang dan lini depan yang menjadi bahan evaluasi kami,” sebutnya. (ley)

 

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : MP
Fotografer : MP

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU