Jayus Rasakan Beratnya Nakes Berbaju Hazmat, Bareng Dokjreng FC Serahkan APD ke RSUD Kanjuruhan

  • 20-05-2020 / 22:57 WIB
  • Kategori:Arema
Jayus Rasakan Beratnya Nakes Berbaju Hazmat, Bareng Dokjreng FC Serahkan APD ke RSUD Kanjuruhan

Malangpostonline.com - Gelandang Arema FC Jayus Hariono merasakan pengalaman pertamanya berbagi Alat Pelindung Diri (APD) kepada tim medis di masa pandemi Covid-19 ini. Ia pun kali pertama menjajal baju hazmat, yang dianggapnya bikin gerah dan tidak nyaman. Pemain asal Talangagung ini pun berharap semuanya menjaga kesehatan agar tim medis tak lagi merasakan tidak nyaman karena harus bekerja dengan APD lengkap seperti baju hazmat.

"Nggak nyaman, gerah banget," sebut Jayus Hariono.

Ia mengakui, baru kali pertama mengenakan baju hazmat tersebut. Ia mengenakan sekitar 30 menit, ketika menyerahkan bantuan APD hasil lelang jersey dari Dokjreng FC, perkumpulan pemain sepak bola di Malang yang dikomandoi Yanuar Tri Firmanda.

"Baru satu-dua menit pakai sana sudah gerah. Kemudian, saya coba pakai sekitar 30 menitan, rasanya makin gerah dan sesak," sebutnya.

Pemain berusia 22 tahun itu pun membayangkan beratnya perjuangan tim medis yang harus mengenakan baju hazmat selama tujuh sampai delapan jam nonstop ketika menangani pasien.

Rasa empatinya keluar, merasakan perjuangan tim medis menanggulangi pandemi Corona ini. "Saya bisa berempati apa yang mereka rasakan. Saya yang hanya memakai setengah jam saja sudah seperti ini," tutur Jayus.

Menurut dia, mengenakan APD tersebut, membuat aktivitas tidak leluasa. Padahal, APD penting untuk melindungi tim medis ketika menangani pasien yang berisiko.

"Mau beraktivitas sulit. Makan susah, minum susah, buang air susah. Belum lagi, mereka harus fokus merawat pasien," terang dia.

Alhasil, Jayus pun meminta semua pihak untuk bisa menghargai perjuangan tim medis. Menurutnya, mereka sudah banyak berkorban dalam perjuangan menghadapi pandemi Covid-19 tersebut.

Jayus meminta agar masyarakat bisa mengurangi beban tim medis. Salah satunya, dengan menjaga kesehatan dan tidak jatuh sakit.

"Kita harus bisa menjaga kesehatan. Kalau memang tidak mendesak, tidak usah keluar rumah. Usahakan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi. Olahraga juga tak boleh dilupakan. Dengan berolahraga, imunitas kita bisa meningkat," tandasnya.

Jayus sendiri mewakili Dokjreng FC menyerahkan bantuan APD ke rumah sakit, Rabu (20/5) kemarin. Ia bersama Yanuar dan Eddy Gunawan menyerahkan bantuan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

APD tersebut diperoleh hasil dari lelang jersey yang digelar Dokjreng FC.  Beberapa jersey yang sudah dilelang seperti milik Jayus, Alfarizi, Jefri Kurniawan, Ikhfanul Alam, Eddy Gunawan hingga Sudarsono.

Selain APD, Dokjreng FC juga menyerahkan 4 kardus susu dan 2 kardus snack. Mereka disambut diterima Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan dr Benediktus Setyo Untoro.

”Bantuan kami mungkin tidak banyak, tapi semoga berarti untuk tenaga medis. Mereka butuh dukungan agar tetap semangat menjalani tugas,” kata Kordinator Dokjreng FC Yanuar Tri Firmanda.

"Kami hanya bisa sedikit membantu, semoga tenaga medis tetap semangat. Jangan menyerah dengan keadaan sekarang,” ungkapnya. (ley)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : ley
Uploader : slatem
Penulis : ley
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU