Kualifikasi Piala Dunia 2020

Osas Gagal Penalti, Garuda Kalah 2-0 dari Harimau Malaya

  • 19-11-2019 / 21:58 WIB
  • Kategori:Bola Dunia
Osas Gagal Penalti, Garuda Kalah 2-0 dari Harimau Malaya

Malangpostonline.com, KUALA LUMPUR-Laga Kualifikasi Piala Dunia antara Malaysia versus Indonesia menjadi pil pahit bagi Skuad Garuda. Di depan 75.434 ribu penonton di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Indonesia harus rela kalah 2-0 dari Harimau Malaya. Tidak bisa membalas kebobolan gol dari tuan rumah di babak pertama, Indonesia justru kemasukan gol lagi di Babak Kedua.

Sejak awal babak kedua, skuad Garuda langsung mendapat serangan dari kerjasama Sumareh dan Brendan Gan. Bahkan terpaksa pada menit 50.07 Febri harus membuat pelanggaran kepada Corbin Ong Lawrence. Skuad Garuda sebenarnya bukannya tak berusaha. Septian, Greg dan Febri mencoba membangun kerjasama trisula. Hanya saja, upaya mereka kandas pada ketatnya pertahanan lawan. Sebaliknya, beberapa kali Sumareh dkk masih bisa memberikan serangan balik.

Peluang datang pada menit 59.00, ketika terjadi pelanggaran Sumareh ke Gavin. Tendangan bebas diambil oleh Febri Hariyadi. Lagi-lagi bola berhasil diselamatkan pemain belakang. Sempat berbuah sepak pojok tapi lagi-lagi bisa diselamatkan tim Harimau Malaya. Tak mau berhenti, Gavin dan Febri mencoba membangun serangan dari sayap kanan. Tapi upaya mereka selalu terhenti sebelum masuk kotak 12.

Menit 63.00 terobosan dari sektor belakang ke Osas tidak maksimal. Justru serangan balik bergelombang, datang dari Malaysia. Melalui kinerja Sumaweh berhasil melesakkan satu tendangan ke arah gawang M. Ridho.

Meskipun bolanya melayang jauh di atas mistar. Serangan ini membuktikan Malaysia memiliki strategi yang optimal untuk menajamkan serangan. Para pemainnnya seperti berlapis dan selalu mendapatkan bola.

Sebaliknya, upaya serangan Timnas selalu berhasil dipatahkan lawan. Salah satunya dengan merusak konsentrasi di sektor tengah. Pelanggaran-pelanggaran kerap dibuat pemain Malaysia di sektor tengah.

Untuk menambah pasokan bola ke sektor depan, Yeyen Tumena memasukkan Dendi Santoso. Pemain Arema ini menggantikan Septian David Maulana di menit 67.00. Hanya saja, tampai semenit berselang, serangan mematikan dilancarkan Malaysia dari sektor kanan. Pada moment ini,  penyelamatan gemilang dilakukan M. Ridho di menit 68.30.

Umpan tinggi dari Dendi Santoso kepada Osas nyaris memberi peluang gol di menit 70. Sayangnya, wasit meniup peliut pelanggaran, sebab tubuh Osas berbenturan dengan kiper Malaysia. Menit 72 gol dari Safawi.

Pada menit 76 pelanggaran terjadi terhadap pemain Malaysia, berbuah tendangan bebas di sektor kanan Malaysia. Cukup berbahaya karena cukup dekat dengan gawang Ridho. Beruntung bolanya jauh dari mistar.

Penalti menit 81.00 dieksekusi Osas dan berhasil digagalkan kiper Malaysia. tendangan bebas dari Malaysia di menit 83.55 melayang di atas mistar gawang, tendangan ini dihasilkan dari serangan individu pemain Malaysia yang dihadang keras pemain Timnas. Menit 86.00 serangan dari Malaysia nyaris menjadi gol andaikan tidak melebar tipis ke sisi kanan gawang Ridho.

Menit 90 Indonesia mendapat tendangan pojok tapi tak mampu masuk ke kotak 12. Malah serangan balik dari Malaysia hampir saja berbuah gol di gawang Ridho. Beruntung bola bisa dihalau sehingga hanya menciptakan tendangan pojok untuk tim tuan rumah.(ary/Malangpostonline.com)

Editor : Ary
Uploader : slatem
Penulis : ary
Fotografer : ley

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU