Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus

  • 08-02-2020 / 10:04 WIB
  • Kategori:Bola Dunia
Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus Home Olahraga Berita Sepakbola ANALISIS Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Sabtu, 08/02/2020 09:40 WIB Bagikan : Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang main bersama di Juventus. (Ben STANSALL / AFP)

malangpostonline.com- Melihat Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi bermain satu tim merupakan fantasi yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di video games. Namun, kini peluang itu muncul lewat Juventus.

Juventus dikabarkan menjadi salah satu dari banyak klub raksasa Eropa yang dikabarkan berencana merekrut Messi. La Pulga belakangan santer dikabarkan akan menggunakan salah satu kesepakatan dalam klausul kontrak untuk meninggal Barcelona.

Perseteruan Messi dengan direktur klub Barcelona Eric Abidal menjadi alasan utama penyerang asal Argentina itu untuk pergi. Juventus pun siap menampung Messi dan menciptakan salah satu duet fenomenal dalam sejarah sepak bola bersama Ronaldo.

Messi pindah ke Juventus bukan hal yang mustahil. Pasalnya, I Bianconeri merupakan salah satu klub yang mampu membayar gaji Messi yang mencapai 40 juta euro atau setara Rp600 miliar per tahun.

Menduetkan Ronaldo dengan Messi juga bukan hal yang mustahil. Pasalnya, kedua pemain memiliki gaya dan posisi bermain yang berbeda. Jika melihat komposisi tim Juventus saat ini dengan ditambah Messi, Ronaldo berpeluang main sebagai penyerang tengah.

Messi bisa bermain di posisi penyerang kanan dalam formasi 4-3-3. Sementara penyerang kiri bisa ditempati rekan setim Messi di timnas Argentina, Paulo Dybala. Messi juga bisa bermain di posisi penyerang lubang di belakang Ronaldo.

Fantasi Ronaldo-Messi Satu Tim di Juventus

Dari sisi positif, kehadiran duet Ronaldo-Messi tentunya akan meningkatkan nilai jual Juventus. Bahkan dalam satu musim Ronaldo membela Juventus, klub yang bermarkas di Turin itu sudah mampu meningkatkan pendapatan hingga 17 persen.

Liga Italia Serie A juga akan sangat diuntungkan dengan kehadiran Messi. Serie A sudah lebih satu dekade terakhir, tepatnya sejak Italia menjadi juara Piala Dunia 2006, berada di bawah bayang-bayang Premier League Inggris dan La Liga Spanyol. Bahkan Serie A sempat disalip Bundesliga Jerman di posisi liga terbesar di Eropa.

Liga Italia terus berusaha mengembalikan pamor dalam dua musim terakhir. Setelah Ronaldo musim lalu, Serie A kemudian kedatangan pemain kelas A seperti Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Zlatan Ibrahimovic, hingga yang teranyar Christian Eriksen. Kehadiran Messi tentunya akan membuat Liga Italia kembali dipandang.

Masalah Dua Matahari

Mendatangkan Messi juga bisa menimbulkan masalah bagi Juventus. Ketika ada dua matahari dalam satu tim maka masalah akan muncul, terutama jika Juventus tidak memiliki pelatih yang mampu meredam sisi egois dua pemain yang sering dianggap sebagai pesepakbola terbaik sepanjang sejarah.

Dengan memiliki Ronaldo dan Messi dalam tim maka asumsinya Juventus bisa menang dengan mudah. Tapi, pemikiran itu mungkin hanya berlaku di video games. Pasalnya, bukan tugas mudah bagi pelatih untuk menemukan komposisi permainan yang tepat jika ada lebih dari satu pemain terbaik di dunia dalam skuatnya

Real Madrid sudah menjadi bukti nyata dari masalah itu. Bukan satu kali, tapi dua kali Madrid mengalaminya. Los Blancos adalah klub terakhir yang merekrut atau memiliki dua pemain terbaik dunia (berstatus peraih Ballon d'Or) dalam satu tim ketika membeli Ronaldo dan Ricardo Kaka pada 2009.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebelumnya menjadi rival di Liga Spanyol.Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebelumnya menjadi rival di Liga Spanyol. (AFP PHOTO/ DANI POZO)

Selama Ronaldo dan Kaka berada satu tim di Santiago Bernabeu, Madrid tidak mampu mendobrak dominasi Barcelona era Pep Guardiola. Hingga akhirnya Kaka hengkang pada 2013, Madrid hanya mampu merebut satu gelar La Liga dan satu Copa Del Rey dengan memiliki Ronaldo-Kaka dalam skuat.

Jika ditarik lebih ke belakang, Madrid juga pernah memiliki dua pemain peraih Ballon d'Or atau pesepakbola yang dianggap terbaik dalam sejarah dalam tim, yakni ketika Zinedine Zidane dan Ronaldo Luis Narazio berseragam El Real pada era Los Galacticos pertama.

Hasilnya pun tidak maksimal. Madrid hanya mampu merebut tiga gelar selama Zidane-Ronaldo main bersama lima musim: satu La Liga, satu Piala Intercontinental dan satu Piala Super Spanyol. Padahal sebelum kedatangan Ronaldo, Madrid sukses menyabet gelar Liga Champions.

Keputusan akhir merekrut Messi tentunya ada di tangan manajemen Juventus. Namun, bisa dipastikan tidak ada jaminan sukses bagi Juventus. Dua hal yang pasti didapat Juventus jika menduetkan Ronaldo-Messi adalah: pendapatan meningkat dan banyak pecinta video games akan menggunakan Juventus di games FIFA atau PES. (sry/cnn/bua)

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU