Berdebat Karena Yanny vs Laurel

  • 26-05-2018 / 16:38 WIB
  • Kategori:Genzi
Berdebat Karena Yanny vs Laurel

Yanny vs Laurel emang lagi rame banget diperdebatkan, tapi stop dulu ya gaes berdebatnya. Belakangan ini netizen memang sedang dihebohkan dengan rekaman suara yang terdengar Yanny untuk beberapa orang begitu pula Laurel. Kejadian ini serupa dengan perdebatan antara gaun berwarna putih emas atau biru hitam pada tahun 2015 dulu ya. 


Untuk beberapa orang, perdebatan yang awal mulanya ramai diperbincangkan di twitter memang menyebalkan ya gaes. Saking menyebalkannya sampai bisa memecah belah warga dunia maya. Mungkin gengmu dan teman-temanmu juga sampai terbagi jadi dua kubu, #TeamYanny dan #TeamLaurel. Padahal kalau dipikir-pikir kata “Yanny” dan “Laurel” itu beda banget pelafalannya ya. Tapi sampai bisa diinterpretasikan beda-beda gini, gimana ceritanya?
Terlepas dari semua pendapat dan perdebatan yang sedang terjadi, sebenarnya konten yang diperdebatkan merupakan hal yang nggak begitu penting ya gaes. Seperti pendapat Irene Erika Widyawati. Menurutnya, perdebatan antara Yanny dan Laurel itu nggak terlalu penting. Hanya karena postingan seseorang yang iseng sampai jadi trending topik. 


“Semacam orang yang nggak punya kerjaan aja memperdebatkan hal yang gak ada untungnya buat diri sendiri atau orang lain. Mending lakukan hal lain yang lebih positif,” ungkap siswa SMAK Frateran tersebut.


Saking viralnya di media sosial, akhirnya ia sampai kepo dan berusaha mendengarkan suara yang rame diperdebatkan tersebut. Meskipun mengaku yang ia dengarkan adalah kata Laurel, tapi ia nggak mau terlalu ambil pusing.

 
“Mau Yanny atau Laurel terserah sih. Toh, beda media pemutarnya, beda volumenya pasti akan beda suaranya. Soalnya emang dipengaruhi frekuensi pemutarnya,” sambungnya.
Selain Irene, GenZier lain asal SMA Brawijaya Smart School, Adinda Chesaria mengaku males jika sampai ikut-ikutan memperdebatkan hal sepele. Mengikuti aja menurutnya nggak masalah, biar mengetahui perkembangan informasi. Tapi kalau sampai ikut debat ia memilih  enggak. 


“Unfaedah banget kalau sampe ikut-ikutan debat apa lagi terbawa emosi diantara temen sendiri,” jelasnya.
Meskipun pada akhirnya ada ilmu pengetahuan yang mampu menjelaskan secara ilmiah, lanjut Adin, tetap nggak seharusnya untuk jadi bahan perdebatan apa lagi sampai muncul kubu-kubu semacam itu.

 
“Mending perdebatkan hal yang lebih berbobot deh, dan emang melatih kita untuk berfikir kritis terhadap lingkungan sekitar. Nggak malah gampang menghujat orang lain hanya karena beda pendapat. Apa lagi untuk hal sepele gitu,” pungkasnya kepada GenZi.


Dengan banyaknya media sosial sperti sekarang ini emang mudah banget ya gengs untuk membuat segala sesuatu menjadi cepat viral dan terkenal. Tetapi sebagai pengguna media sosial yang baik kita harus bijak untuk menyikapinya dan nggak gampang ikut-ikutan. (*/oci)
 

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU