Vinyl, Cara Terbaik Nikmatin Musik

  • 30-05-2018 / 15:58 WIB
  • Kategori:Genzi
Vinyl, Cara Terbaik Nikmatin Musik

MESKI di era digital ini kebanyakan orang lebih memilih mendownload lagu lewat internet daripada membeli fisiknya, namun masih ada orang yang gemar mendengarkan musik melalui CD atau kaset, bahkan sekarang musisi di jalur indie mulai memproduksi bentuk fisik berupa Vinyl. Apa sih Vinyl itu?

Vinyl bisa diartikan sebuah piringan yang digunakan sebagai media penyimpanan suara analog dengan alurnya yang spiral. Mungkin Vinyl lebih banyak digunakan di tahun 1948 dan mulai asing di zaman sekarang ini. Namun menurut Dicka Pratama, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, baginya Vinyl memiliki karakter suara yang sangat khas dan alat pemutarnya yang antik.

“Iya aku sangat suka dengan Vinyl, karena suara yang dihasilkan dari Vinyl itu asli dan menjadi ciri khasnya tersendiri, terlebih lagi aku juga menyukai player Vinyl tersebut (turntable) yang terkesan vintage,” Kata Dicka.

Mahasiswa jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak ini mempunyai kenangan tersendiri dengan Vinyl terutama saat bepergian di Kota Solo.

“Jadi ceritanya waktu itu ketika aku mampir ke kota Solo, aku sempat mampir ke Lokananta, tempat recording vinyl, kebetulan di sana melihat album-album dari band-band tanah air favorit seperti White Shoes and The Couples Company dan Seringai,” bebernya.

Setelah kembali ke rumah, ia bercerita tentang Lokananta pada sang ayah.

“Dan aku terkejut, karena ayah bilang studio tersebut sudah berdiri sejak Ayah saya duduk di sekolah dasar. Jadi bisa disimpulkan bahwa dulu musik Indonesia sangat jaya dengan adanya dapur rekaman sendiri saat itu,” ujar Dicka.

Memang banyak sekali kelebihan dari Vinyl, namun kesulitan utama untuk memilikinya pada harganya yang lebih mahal dibandingkan dengan kaset dan CD.

“Aku memang bukan kolektor Vinyl, karena memang untuk harga Vinyl sendiri menurutku cukup mahal di kalangan pelajar, namun beruntungnya Aku pernah mendapatkan vinyl murah di kawasan Pasar Klewer Solo seharga Rp 100-200 ribuan,” kata Dicka

Selain Dicka, ada juga yang gemar mendengarkan musik melalui media Vinyl. Muhammad Ilham Ramadhan dari SMA Islam Malang, baginya, memang harganya tidaklah murah tapi juga tidak ada yang bisa meniru keorisinilan sebuah Vinyl.

“Meski harganya susah dijangkau, namun Vinyl mempunyai ciri khas sendiri, salah satunya direkam secara analog. Vinyl mempunyai suara yang orisinil dan asli tanpa proses digital atau biasa disebut compress. Terkadang suara-suara gemreseknya itu yang bikin rindu muter Vinyl…hehe, “ ujar siswa yang akrab disapa Rama ini. (*/oci)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU