Aku Feminim, Dia Tomboy

  • 21-07-2018 / 22:08 WIB
  • Kategori:Genzi
Aku Feminim, Dia Tomboy Model: Alamanda Bunga (FPIK Universitas Brawijaya) dan Azalea Bunga (FIA Universitas Brawijaya)

NGOMONGIN soal anak kembar memang asik. Mereka biasanya punya ikatan batin yang kuat, dan tentu saja sering banget pakai barang-barang yang mirip. Selain itu nggak jarang juga mereka punya wajah yang hampir mirip atau hanya beda pada satu bagian tertentu saja. Saudara kembar memang selalu punya misteri. Lucu aja sih dilihatnya, bahkan kadang jadi pengen punya kembaran seperti mereka. Hehehe.

Salah satu GenZIer yang memiliki saudara kembar adalah Belqish Al Hamid dan saudaranya Amira Al Hamid. Belqis yang lahir lima menit setelah Amira mengaku meskipun memiliki kemiripan wajah, tetapi dirinya memiliki pribadi yang jauh bertolak belakang. “Aku orangnya lebih feminim dan suka everything bout fashion. Beda dengan Mira yang lebih tomboi, pendiam, serius tetapi pintar masak,” ungkap Belqish sebagai adiknya.

Pastinya punya saudara kembar itu punya suka duka ya guys. Mulai dari teman yang sulit membedakan, salah panggil, di banding-bandingkan dan masih banyak lagi. Saat kecil, Belqish juga mengaku jika ia sering berantem seperti saudara kembar pada umumnya. Namun semakin besar dan bertambahnya usia, ia justru merasa jika perbedaan keduanya adalah hal yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja sama.

Pikiran jail sebagai sudara kembar juga sering muncul di pikiran keduanya. Sebagai saudara kembar, di SMA mereka berada di kelas dan jurusan yang berbeda. Niat untuk tukar kelas, bertukar teman hingga hal gila lainnya.

“Kita punya mapel andalan masing-masing, jadi kalau kesulitan yang ngerjakan ya kembaranku dan sebaliknya. Kadang kita juga saling memanfaatkan kelebihan masing-masing seperti Mira yang pintar masak jadi bisa minta tolong dimasakin,” sambung siswa SMAN 2 Malang ini.

Punya saudara kembar emang selalu punya cerita unik dibandingkan kebanyakan remaja pada umumnya ya gengs. Ikatan batin bahkan juga selalu dimiliki oleh saudara kembar, termasuk feeling yang kuat. Bahkan ada kok yang satu sakit, dan satunya ikut sakit juga.

Saudara kembar lainnya adalah Alamanda Bunga dan Azalea Bunga. Sebagai saudara kembar, sang kakak, Lala sapaan akrabnya mengaku jika feeling dengan saudara kembarnya cukup kuat meskipun nggak selalu benar.

“Aku pernah nyari saudara kembarku, Sasa ketika dia nggak bisa dihubungi. Kemudian aku menuju satu tempat eh ternyata benar dia ada disitu,”jelasnya.

Keseruan memiliki saudara kembar juga ia rasakan terutama meginjak remaja. Selalu ada teman yang siap sedia mendengarkan keluh kesah dan suka duka dalam hal apapun. Bukan cuma itu kok, sebagai remaja mereka juga sering memanfaatkan wajahnya yang mirip untuk bertukar posisi saat kondisi terdesak maupun ngeprank teman-teman lainnya.

“Sampai saat ini masih banyak kok orang yang salah manggil jadi sering badmood apa lagi kadang melihatnya dari atas sampe bawah dan banding-bandingkan kondisi fisik,” pungkas mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut.

Nah jadi sekarang sudah tahu kan gengs gimana keseruannya mereka yang punya saudara kembar dan seperti apa yang mereka rasakan. (*/oci)

 

 

INFO

Berikut fakta mengenai saudara kembar yang perlu kamu ketahui gengs:

 

Anak Kembar Kebanyakan Dilahirkan Dari Ibu Berpostur Tinggi

The Long Island Jewish Medical Center menemukan bahwa wanita yang lebih tinggi cenderung memiliki lebih banyak faktor pertumbuhan seperti insulin (IGF), sebuah protein yang meningkatkan kesempatan wanita untuk berevolusi. Semakin IGF tinggi, semakin besar pula kesempatan wanita untuk hamil anak kembar.

 

Anak Kembar Sudah Berinteraksi Sejak Lahir

University of Padova baru-baru ini menemukan bahwa anak kembar sudah sangat dekat ketika mereka masih di dalam rahim. Pada masa 14 minggu kehamilan, anak kembar terlihat meraih satu sama lain. Empat minggu kemudian, mereka saling menyentuh satu sama lain dan itu mereka lakukan lebih sering daripada menyentuh tubuhnya sendiri.

 

Kembar Identik Tidak Memiliki Sidik Jari yang Sama

Sidik jari tak hanya dibentuk oleh DNA. Meskipun mereka semulanya memiliki sidik jari yang sama, tapi ketika usia kehamilan 6-13 minggu, mereka akan mulai bergerak dan menyentuh kantung ketuban yang membentuk sendiri pola sidik jari mereka.

 

Anak Kembar Tidak Harus Terlahir Dalam Waktu Bersama

Amy dan Katie adalah anak kembar yang terlahir dalam waktu yang berbeda. Kantung ketuban ibu mereka pecah saat usia kehamilannya baru 23 tahun. Akibatnya, Amy harus lahir duluan ke dunia ini dalam keadaan prematur. Sementara Katie harus berjuang hidup di dalam rahim. Tetapi akhirnya Katie terlahir dengan selamat 87 hari setelah saudaranya Amy dilahirkan.

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU