Santri PIQ Singosari Hadirkan Rubbish Man

  • 30-10-2018 / 16:04 WIB
  • Kategori:Genzi
Santri PIQ Singosari Hadirkan Rubbish Man

MALANG- Lomba mading 3D Malang Post School Competition (MSC) menjadi ajang unjuk bakat santri Pesantren Ilmu Alquran (PIQ) Singosari. Tim jurnalistik binaan Ustad Mussodiq ini sangat bersemangat memamerkan karya mereka. 

Muhammad Kaisar Akbar, Ahmad Hilmy Akhsana, Faizurrosyid Azhari, Salman Alfarizi, Ihsan Isnaini, Fauzi Ramadan dan M Reda Haidar Faiz adalah anggota tim Insan Junior, nama tim mading PIQ Singosari. Setiap hari mereka datang ke lokasi pameran di gedung Graha Cakrawala UM. 

“Kami bergiliran jaga mading, tapi sebelum maghrib sudah harus pulang. Karena ada jadwal mengaji yang tidak boleh ditinggal,” ujar Kaisar, salah satu anggota tim.

Tema survivor mereka terjemahkan dalam sebuah lingkungan penuh sampah. Sampah - sampah itu mereka kreasikan menjadi replika bangunan yang membentuk sebuah perkampungan. Ada pohon berbahan kertas minyak, kardus sebagai rangka rumah. Di sisi pemukiman yang penuh sampah itu, tim ini juga membuat bangunan Islamic Centre berbahan selotip. Sebagai ikonnya, tim menghadirkan rubbish man, robot yang penuh dengan sampah.

“Lihat mata rubbish man ini, ada gambar silangnya. Menggambarkan kalau dia pun tidak suka sampah,” kata Faizurrosyid. (Oci)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU