Pernah Dekat Tapi Gagal Jadian

  • 11-12-2018 / 09:24 WIB
  • Kategori:Genzi
Pernah Dekat Tapi Gagal Jadian

APA yang lebih menyebalkan dibanding PDKT yang lama tapi gagal pacaran? Banyak orang bilang masa PDKT adalah masa yang paling indah, apalagi kalau dialami saat masih menginjak usia SMA, hehehe. Di masa-masa ini, cowok dan cewek sedang main tarik ulur. Ada yang PDKT-nya berjalan mulus hingga jadian, ada yang berhenti di tengah jalan karena si doi tiba-tiba ngilang! Biasanya banyak misteri yang terjadi nih ketika gebetan hilang mendadak tiba-tiba.

Tanda awal si doi ngilang biasanya adalah chat yang nggak dibalas alias cuma di read, telepon nggak diangkat-angkat padahal status media sosialnya terus update atau udah jalan bareng tapi gak update di insta story nya...hiks. Menyebalkan bukan? Hal menyebalkan ini telah dirasakan 89% GenZier loh. Kira-kira apa ya yang dirasakan GenZier saat mengalami hal ini? dan bagaimana cara mereka menghadapinya? Simak ulasannya dibawah ini ya Gengs!

GenZier asal Universitas Brawijaya, Pramesty Nulandani adalah salah satu dari sekian cewek yang dibikin sebel gebetan. Belum dua bulan PDKT, si doi tiba-tiba menjauh tanpa ada kabar.

“Awalnya sih aku ngerasa dia makin hari makin menurunkan intensitas kontak aku. Aku kira ya mungkin dia sibuk ngerjain tugas akhir. Eh tapi makin hari makin hilang, nggak kontak sama sekali,” jelasnya.

Kejengkelan Pramesty memuncak saat si gebetan ini upload foto hangout bareng teman-temannya di akun instagram. Dari situ lah dia ngerasa kalau si cowok itu udah nggak berniat mendekatinya lagi, huhuhu sedih banget yak. Ya kali nggak hubungi sama sekali tapi upload di sosmed, tau sendiri lah kalau kayak gitu udah pasti si doi menjauh!

“Rasanya ya nyesek, tapi ya ngerasa lucu juga. Kok bisa ya PDKT baru sebentar, nggak pernah berantem tiba-tiba mundur. Dia mundurnya pas aku udah tertarik sama dia pula, rese banget kan. Tapi aku bersyukur karena beberapa bulan kemudian aku baru tahu dari temen-temen kalau dia tipe-tipe cowok yang mancing doang terus ninggal. Untunglah galau ku juga tak lama-lama,” terangnya sambil tertawa.

Satu lagi nih pengalaman dari GenZier asal Universitas Negeri Malang, Vira Rasyid. Kalau GenZier yang satu ini nggak ngerasa jengkel ditinggal si gebetan waktu PDKT. Tapi justru malah merasa bersalah, loh kok bisa ya? Anyway, menurutnya dialah yang bersalah karena nggak bisa ngontrol ego-nya. “Aku posesif, padahal belum pacaran. Pantes aja dia menjauh,” celetuknya.

Vira mengatakan bahwa sifatnya lah yang membuat si gebetan menjauh. Hal ini disadarinya ketika si doi lambat laun sudah menghindar. Hingga kini ia merasa bersalah meskipun sudah meminta maaf. “Jadi ya dulu kita masih PDKT, sekitar 5 bulanan gitu. Aku nggak sadar kalau aku posesif. Sampai dia mau nongkrong sama temennya pun kularang dan malah aku suruh nemenin aku. Nyadar juga sih kalau Aku egois,” tukasnya.

Berkat pengalamannya inilah ia kini belajar untuk mengontrol ego-nya. Bagi Vira, ini bukan hal yang menyebalkan, namun pengalaman berharga yang memacunya untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. Lalu bagaimana dengan kalian Gengs? Tim sebel atau nyesel nih? Hehehe...

 

 

TIP

Saat menjalani PDKT, ternyata kamu butuh ritme yang pas loh biar nggak gagal. Apa aja sih hal yang harus diperhatikan saat pdkt? Simak yes!

 

1. Tunjukkan rasa sukamu dengan cara elegan

Aturan pertama yang harus kamu ingat adalah jangan memperlihatkan perasaanmu secara berlebihan. Sekalipun kamu menyukainya, tunjukkan rasa tersebut seadanya. Kalau kamu mengirimkan pesan menanyakan keberadaannya, kirimkanlah itu sekali saja. Hindari meneror gebetatanmu tersebut, agar ia nggak merasa terkekang bahkan sebelum pacaran.

 

2. Hindari memberikan kode-kode berlebihan di media sosial

Biasanya saat PDKT kita sering menebar kode pada gebetan via media sosial. Entah itu dalam bentuk status, listening to di Path, atau share kutipan yang intinya membicarakan hubungan kalian. Kalau hal ini dilakukan sesekali mungkin tak masalah. Tapi kalau terlalu sering, gebetanmu bisa buru-buru menyadari bahwa kamu menyukainya. Akibatnya, dia pun bisa hilang rasa penasaran karena merasa kurang tantangan.

 

3. Selama hubungan belum diresmikan, jangan perlakukan dia seperti pacar

Ingat, selama kamu dan dia belum pacaran, perlakukan dia seperti teman biasa. Hindari godaan mengirim pesan mesra atau bertindak posesif karena hal ini dapat membuatnya hilang rasa. Cowok biasanya menyukai cewek yang mampu membuatnya terus bertanya dalam hati, "Sebenarnya dia suka padaku tidak, sih?".

 

4. Jangan buru-buru ingin meresmikan hubungan

Kalau waktu PDKT kalian sudah cukup lama tentu tak salah kalau kamu meminta penjelasan mengenai status hubungan kalian. Tapi kalau masa pendekatannya masih seumur jagung, sebaiknya jangan memintanya segera meresmikan hubungan. Meminta di sini bisa macam-macam bentuknya. Misalnya, kamu dengan sengaja menyindirnya saat mengobrol atau malah memberikan kode via media sosial. Nikmati saja dulu masa PDKT ini agar kamu dapat mengenalnya lebih jauh.

 

5. Goda gebetan dengan alamiah

Walaupun tadi mengatakan jangan sering memberinya kode untuk ditembak, tapi bukan berarti kamu dilarang menggodanya. Kamu tetap boleh kok flirting, tapi cobalah dengan sehalus mungkin. Misalnya nih kamu dapat memujinya dengan mengatakan, "Ih, kamu wangi banget, sih. Senang deh, dekat-dekat sama cowok yang wangi,". Tapi setelah itu tunjukkan sedikit sisimu yang dingin dengan tidak terburu-buru membalas pesan darinya. Dengan trik ini dijamin dia tetap bisa dibuat melayang tapi nggak mengurangi sisi eleganmu. (*/oci)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU