Program Studi Ilmu Komunikasi Unmer Malang

Gelar Seminar Nasional Strategi Advertising di Era Industri 4.0

  • 27-06-2019 / 23:25 WIB
  • Kategori:Kampus
Gelar Seminar Nasional Strategi Advertising di Era Industri 4.0 Wakil Dekan H. Rochmad Effendi BHSC, M.Si dan Ketua Prodi Dr. Saudah, S.Sos, M.Si beserta dosen-dosen Unmer foto bersama dengan Yufi Firdiansyah dan Kurniawan Muhammad, Kamis (27/6).

MALANG – Dalam rangka menghadapi era Revolusi Industri 4.0, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka (Unmer) Malang menggelar Seminar Nasional bertajuk “Brilliant Advertising: Digital VS Conventional Platform" di Gedung PPI LT.3 Kantor Pusat  Unmer, Malang, Kamis (27/6). 

Seminar  ini menghadirkan praktisi dunia periklanan yang telah berkiprah belasan tahun yakni, Yufi Firdiansyah (Creative Director & Copywriter Futuready Insrance Broker) dan Kurniawan Muhammad, Direktur Radar Malang.

Ketua Panitia Willian Weghen menyampaikan, seminar ini membahas tentang dunia periklanan terkini baik yang bersifat konvesional maupun digital. Selain itu kegiatan ini  merupakan serangkaian ujian akhir semester mata kuliah semester enam yang digelar pada minggu depan.

Dalam seminar tersebut, Yufi menyampaikan bahwa perubahan era digital sekarang sangat cepat. Bahwa era Revolusi Industri 4.0 telah banyak membantu manusia untuk memasarkan barang dan jasa dalam platform bisnis digital.

“Tantangan generasi milenial ke depan adalah beradaptasi dan dapat menggunakan teknologi digital dengan tepat. Revolusi Industri 4.0 ini adalah tantangan bagi milenial untuk menjadi kompetitif, kreatif dan kritis,” jelas dia.

Yufi menekankan, sebelum keluar lihat kedalam dulu, jadi supaya tahu apa yang ada di dalam diri kita kita ini. Melihat teknologi masa kini dan jangan terlalu puas oleh apa yang anda temukan.

“Jadi hal yang diperhatikan dalam  iklan yaitu temukan pasar-pasar yang akan ditembak, lakukan networking kepada teman  dan stay humble selalu menghargai orang lain,” kata Yufi.

Sementara itu, untuk strategi periklanan pada konvensional adalah pemasaran yang menggunakan iklan di media elektronik (televisi dan radio), cetak (surat kabar dan majalah), brosur, PR, events, directs sales dan personal selling.

Kurniawan Muhammad mengatakan bahwa sekarang merupakan jamannya mesin. Dimana semua bidang bergerak dengan menggunakan sebuah mesin atau social mesin. “Bahwa untuk menghadapi era industri 4.0 saat ini ialah  belajar dengan tangkas, mampu berpikir cerdas kreatif inovatif dan tidak lelah berlatih gagal,” ungkapnya.

Ia mengatakan, media massa tertua telah diramal akan mati diantaranya media cetak, radio, dan TV. Akan tetapi sampai saat ini media ini masih hidup dan berkarya. “Contonya  media cetak merupakan salah satu media yang memiliki nilai berita yang dipercaya, sumber yang jelas, penulisan SOP yang benar, wartawan memiliki keprofesionalan dalam menggunakan kode etik jurnalistik, fakta, dan isi berita lebih bisa dipertanggung jawabkan,”jelasnya.

Sementara itu, Dekan FISIP Unmer, Dr. Sukardi, M.Si mengatakan era revolusi industri merupakan era dimana semua kegiatan diatur oleh teknologi. Sehingga kegiatan seminar yang bertemakan advertising ini sangat cocok dengan menghadapi era jaman sekarang. Dimana mahasiswa ilmu komunikasi dapat memahamami bagaimana strategi advertising dalam menyikapi era tersebut.

“Sebagaimana mahasiswa harus menggali terus kompetensi-kompetensi untuk menemukan kemampuan spesifik sebagai penciri mahasiswa tersebut yang unik, kreatif dan inovatif,” tuturnya.

Ia berharap kepada mahasiswa, agar pandai mengasah diri sampai menemukan bakat tepat dengan kerja keras, tahan banting, dan tidak boleh putus asa. “Jadi apabila menemukan dirinya yang gagal harus bangkit kembali sampai betul-betul bakat keterampilannya itu dapat dipamerkan dan nilai daya yang kuat di era industri ini,” tutupnya. (mp4/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : Agiem
Fotografer : Agiem

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU