Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mahasiswa Asing Tanam Pohon

  • 03-07-2019 / 00:20 WIB
  • Kategori:Kampus
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mahasiswa Asing Tanam Pohon Masykuri secara simbolis melepas mahasiswa asing menjalani program pengabdian masyarakat di pantai selatan.

MALANG-Puluhan mahasiswa program 'Dharma Siswa' Universitas Islam Malang (Unisma) menjalani program pengabdian masyarakat dengan menanam pohon di pantai selatan Kabupaten Malang, Sabtu (28/6). Berasal dari sebelas negara yang berbeda, para mahasiswa asing tersebut menjalani program yang merupakan kerjasama antara Unisma dengan Pemerintah Kabupaten Malang.

"Unisma bekerja sama Kabupaten Malang untuk terus membangun terobosan-terobosan terkait program yang memberikan manfaat kepada masyarakat," kata Masykuri pada Malangpostonline.com.

Para mahasiswa asing tersebut merupakan mahasiswa Dharma Siswa yang sudah menyelesaikan studi di Unisma dan akan segera kembali ke negara mereka masing-masing. Pada program ini, mereka bisa mendapatkan pengetahuan diluar kurikulum yang didapat di dalam kelas pada kurun masa belajar yang sudah dilalui di Unisma.

 

Baca Juga:

 

"Saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa asing yang akab kembali ke tanah airnya, melalui program ini mereka tidak hanya belajar di dalam kelas," lanjutnya.

Program sinergi dengan pemerintah Kabupaten Malang kali ini sengaja dipilih berkaitan dengan penghijauan sebagai upaya dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia. Dengan mengusung tema 'Going Green and Living in Harmony of Global Civilization', para mahasiswa Dharma Siswa tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi pada masyarakat sekitar untuk makin peduli terhadap lingkungannya.

Setidaknya terdapat tiga lokasi yang menjadi target dari program ini yang semuanya berada di wilayah Kabupaten Malang. Lokasi tersebut ada pada Desa Sitiarjo, Pantai Goa China & Pantai Watu Leter, serta wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Tak hanya menanam pohon, mereka juga akan membersihkan ligkungan sekitar pantai dari sampah plastik yang sulit terurai.

"Mudah-mudahan program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang," terang Asisten Perekonomian dan Perkembanhan Kabupaten Malang Dr. Abdurachman.

Disampaikan oleh Abdurachman bahwa Kabupaten Malang memiliki wilayah yang sangat luas, bahkan merupakan wilayah terluas kedua setelah Kabupaten Banyuwangi. Juga ditambah dengan jumlah penduduk yang juga menduduki posisi kedua terbanyak di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang membutuhkan sentuhan dari para akademisi Perguruan Tinggi untuk menangani persoalan-persoalan yang dihadapi.

"Kabupaten Malang ini memerlukan sentuhan dari para ilmuan Perguruan Tinggi, untuk itu harapanya kerja sama dengan Unisma bisa terus berlanjut pada momen berikutnya," imbuhnya.

Lebih lanjut program yang juga didampingi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Malang ini, menyediakan 200 tanaman untuk menghijaukan wilayah sekitar pantai dan juga sejumlah wilayah yang disebutkan sebelumnya. Kemudian juga terdapat program penyadaran kebersihan bagi masyarakat sekitar agar tidak mencemari lingkungan dengan limbah yang setiap hainya dihasilkan melalui aktivitas sehari-hari. (mg3/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU