Dibina Dosen Unmer, HIPPAM Desa Wonokerso Makin Profesional

  • 10-08-2019 / 08:43 WIB
  • Kategori:Kampus
Dibina Dosen Unmer, HIPPAM Desa Wonokerso Makin Profesional KEMITRAAN: Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Unmer Malang Rochmad Effendy,B.HSc, M.Si, dalam program pengabdian masyarakat.

MALANGPOSTONLINE.COM- Meski dikelola dengan administrasi dan tata organisasi yang sederhana plus keterbatasan SDM, Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) ‘Mangga Dua’ Desa Wonokerso Pakisaji telah mampu melayani 365 pelanggan. Tidak hanya itu, jasa penyediaan air minum berbasis masyarakat hasil pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) ini telah memberikan sumbangan baik tunai maupun fasilitas kepada warga. Dengan harga jasa yang murah di bawah biaya tarif PDAM, usaha penyediaan air minum yang dipelopori oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) ‘Karsa Santosa’ ini telah mampu menyelesaikan masalah air minum yang dihadapi warga desa Wonokerso, terutama bagi warga miskin.

Dalam hal tersebut, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) menyetujui pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Program yang diusulkan Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Merdeka (Unmer) Malang Rochmad Effendy,B.HSc, M.Si, ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, pengelolaan administrasi keuangan kelembagaan serta mengembangkan jalinan kerja sama dengan seluruh pemegang kepentingan internal dan eksternal. 

Menurutnya, Hippam Mangga Dua akan semakin profesional dalam memberikan layanan air minum kepada warga masyarakat. 

“Profesionalisme pengelolaan lembaga ini akan menentukan keberlanjutan usaha penyediaan air minum berbasis masyarakat ini. Dengan demikian keberlangsungan penyediaan air minum dapat terjamin,” tegas mantan fasilitator PNPM-MP itu kepada Malangpostonline.com

Program ini, lanjutnya bertujuan untuk membantu menyelesaikan beberapa masalah yang dihadapi HIPPAM. Sseperti belum terbentuknya badan hukum lembaga, tata kelola administrasi keuangan, pengelolaan produksi, distribusi dan layanan air minum, serta belum terjalinnya komunikasi harmonis dengan pelanggan.

Solusi yang telah dilaksanakan adalah penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga HIPPAM secara partisipatif, pengurusan administrasi badan hukum ke Kementerian Hukum dan HAM, hibah aplikasi pembayaran rekening, serta rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan peningkatan kapasitas pengurus,  pelanggan dan perangkat desa, tambahnya. 

Adi Arif Rendra, SE, Ketua Asosiasi HIPPAM Kota Malang mengatakan, Pengelolaan air minum berbasis masyarakat harus didasarkan pada nilai-nilai kejujuran, kepedulian, dan keikhlasan. Nilai moral luhur ini harus menjiwai seluruh rangkaian kegiatan tata kelola layanan air minum oleh pengurus HIPPAM. 

“Hanya pengelola yang menerapkan nilai-nilai moral tersebut yang bisa menjamin  keberlangsungan usaha  jasa layanan air minum,” ujar Rendra pada Pelatihan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan HIPPAM, Jum’at, (19/8/19) di Balai dusun Segenggeng Wonokerso Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. (mp4/oci/Malangpostonline.com)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis : Agiem
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU