Sekretaris PP Muhammadiyah: Jangan Jadi Pendusta Agama

  • 11-08-2019 / 08:27 WIB
  • Kategori:Kampus
Sekretaris PP Muhammadiyah: Jangan Jadi Pendusta Agama Salat Idul Adha di Lapangan Helipad UMM.

MALANGPOSTONLINE.COM - Kurban adalah ujian keimanan bagi seorang muslim. Meskipun sempat ragu terhadap perintah Allah SWT melalui mimpinya, namun setelah tiga kali berturut-turut mimpi yang sama, Nabi Ibrahim AS diuji oleh Allah SWT harus mengorbankan Ismail anak yang paling dicintainya. Ibrahim mantap dan yakin bahwa Kurban merupakan pembuktian ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT. 

"Kurban mempunyai dimensi vertikal hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan dimensi horisontal hablum minannas (hubungan dengan manusia atau sosial). Kurban memberikan kesempatan fakir miskin merasakan daging kurban. Orang yangAgama //a berhubungan dengan Allah tapi lupa dengan manusia adalah pendusta agama, " ungkap Dr. Agung Danarto MAg khotib Salat Idul Adha yang juga Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Lapangan Helipad UMM. 

"Dalam Surat Al Maun disebutkan, tahukah kamu siapa pendusta agama. Yaitu orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celaka bagi mereka yang salat. Yang mereka riya dan tidak mau meminjamkan (mengorbankan) barang yang berguna, " tegasnya. 

Dr. Nazaruddin Malik Pembantu Rektor 2 UMM dalam sambutannya sebelum Salat Idul Adha dimulai mengungkapkan, kurban adalah membangun intuisi rohani. Etape-etape kurban mengajarkan kepedulian mengorbankan sesuatu yang paling dicintai untuk orang lain. Lebih mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri.(lim/Malangpostonline.com)

Editor : lim
Uploader : irawan
Penulis : Abdul Halim
Fotografer : Abdul Halim

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU