UM Ancam Mahasiswa yang Tidak Menulis Jurnal

  • 12-08-2019 / 17:06 WIB
  • Kategori:Kampus
UM Ancam Mahasiswa yang Tidak Menulis Jurnal Orientasi Program Studi bagi mahasiswa Magister dan Doktoral Universitas Negeri Malang (UM).

MALANGPOSTONLINE.COM – MALANG-Serius terapkan aturan baru dalam mendorong publikasi jurnal bereputasi bagi mahasiswa pascasarjana, Universitas Negeri Malang (UM) akan menahan ijazah mahasiswa yang kedapatan belum publikasi jurnal bereputasi. 

"Kalau ini sudah ada di buku pedoman, sudah ada di peraturan menteri. Mahasiswa S2 harus bisa hasilkan karya ilmiah boleh masuk Sinta, kalau untuk S3 harus jurnal bereputasi terindeks scopus misalnya," terang Wakil Rektor UM Prof. Budi Eko Soetjipto, M.ED, M.Si kepada Malangpostonline.com usai membuka Orientasi Program Studi Maba UM di Graha Cakrawala, Senin (12/8).

Peraturan tersebut akhirnya dikeluarkan, sebab cukup banyak mahasiswa baik itu S2 maupun S3 yang belum memenuhi persyaratan ini. Sehingga diambil kebijakan tegas, bahwa mereka yang belum mempublikasikan karya ilmiah melalui jurnal bereputasi akan ditahan ijazahnya, meskipun aturan lainnya telah terpenuhi.

"Bahkan kemungkinan dengan pedoman yang baru maka (mahasiswa yang belum publikasi jurnal bereputasi) tidak boleh mengikuti ujian kelayakan," lanjutnya.

Sebutnya, sejauh ini mungkin mahasiswa banyak yang terkendala metodologi maupun kedalaman materi. Namun persoalan tersebut tak seharusnya menjadi halangan dalam membuat karya ilmiah. Hingga saat ini, UM disebut tengah menahan ratusan ijazah mahasiswa pascasarjana lantaran persoalan ini.

"Kewajiban mahasiswa (S3) harus publikasi jurnal scopus, maka kalau belum, ya dinyatakan belum lulus, tapi ijazahnya ditahan beserta salinannya. Kita berikan surat keterangan 'mohon maaf ijazah anda belum bisa diberikan'," kata Wakil Direktur Pascasarjana UM Prof. Dr. Nurul Murtadlo, M.Pd. (mg3/oci/Malangpostonline.com)

Editor : oci
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU