Dua Obyek Baru Dibangun di Taman Suko

  • 19-08-2019 / 13:12 WIB
  • Kategori:Kampus
Dua Obyek Baru Dibangun di Taman Suko

MALANGPOSTONLINE.COM - Pengembangan tempat wisata merupakan salah satu kunci penting untuk upaya meningkatkan kunjungan pariwisata. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 07 Unmer Malang melakukan program tersebut di desa Sukowilangun Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang. Dalam pengabdiannya, KKN 07 Unmer Malang berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk mengembangkan Wisata Taman Suko yang sebelumnya sudah ada namun belum tertata dengan baik. 

Ketua Kelompok KKN 07 Unmer Malang Doddy Setyawan mengatakan, Intensitas pengunjung Taman Suko saat ini relatif sedikit. Karena kurangnya objek wisata dan perawatan. Maka mereka mengupayakan program kerja yang dapat menunjang berkembangnya wisata ini. 

“Taman Suko memiliki view yang bagus karena terletak di dataran rendah yang dikelilingi hutan pinus, perkebunan singkong dan sungai brantas. Sehingga kami bersama Pokdarwis Sukowilangun berniat untuk mengembangkan wisata Taman Suko dengan penambahan obyek baru berupa  taman kelinci dan kolam renang,” kata mahasiswa yang akrab disapa Doddy kepada Malang Post. 

Pengembangan Taman suko diharapkan dapat menjadi peluang baru ekonomi masyarakat, yang sebelumnya di dominasi oleh nelayan, buruh migran, dan petani. Supaya masyarakat dapat membangun dan mengembangkan desa bersama-sama. 

Yadi, Ketua Pokdarwis Desa Sukowilangun menyampaikan, peran KKN 07 Unmer Malang dinilai sangat memberikan dampak positif terhadap pengembangan Taman Suko. “Inovasi-inovasi yang ditawarkan diharapkan dapat meningkatkan respon masyarakat dalam memajukan Desa,” tutur Hadi.

Selain pengembangan tempat wisata, KKN 07 Unmer Malang juga bersinergi dalam memperingati kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Tahun melalui kegiatan jelajah Desa Sukowilangun pada Jumat, (16/8) lalu. 

Jelajah Desa merupakan acara tahunan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia. Menurut Doddy, kegiatan ini tidak hanya melibatkan kalangan orang tua, tapi juga juga mendapat dukungan dari kalangan muda. Hal ini terlihat dari pembawa bendera yang mayoritas anak muda. 

“Maka kami sebagai mahasiswa juga ikut untuk berpartisipasi dalam kegiatan Jelajah Desa ini,” katanya. 

Jelajah Desa di berangkatkan dari balai desa kemudian memutari seluruh Desa Sukowilangun dengan berjalan kaki membawa bendera bendera merah putih kemudian berakhir di Taman Suko dan dan di sambut oleh Kepala Desa.

Yadi Penggagas Jelajah Desa menuturkan, acara ini telah berlangsung selama lima tahun. Jelajah Desa merupakan pemersatu antar generasi tua dan muda karena perbedaan idealisme. “Melalui jelajah Desa diharapkan dapat meningkatkan rasa gotong royong, kebersamaan, saling peduli dan nasionalisme terhadap negara ini,” tutupnya. (mp4/oci/Malangpostonline.com)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis : Agiem
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU