Sikapi Budaya Industri di Era RI 4.0, UPT Bahasa Polinema Gelar SNIB

  • 01-09-2019 / 14:43 WIB
  • Kategori:Kampus
Sikapi Budaya Industri di Era RI 4.0, UPT Bahasa Polinema Gelar SNIB SINERGI: Wakil Direktur II Polinema, Dr. Eng. Anggit Murdani, S.T., M.Eng. memberikan cinderamata kepada para narasumber.

MALANGPOSTONLINE.COM - UPT Bahasa Politeknik Negeri Malang menggelar Seminar Nasional Industri Bahasa 2019.  Seminar ini dilaksanakan di Lantai 8 Gedung Teknik Sipil Polinema, Sabtu (31/8),  dengan diikuti ratusan peserta dari beberapa kampus di berbagai daerah. 

Tema seminar tersebut yakni Industri Bahasa dalam Era industri 4.0. Dengan pembicara utama  
Ade Indarta, S.S., MBA, dan Dr. Dany Susanto, selaku penerjemah tingkat internasional. Serta Dr. Masduki, M.Pd, Direktur Language Center UMM. 

Selain itu seminar juga dipandu oleh Dr. Sugeng Hariyanto, M.Pd, kaprodi D-3, Bahasa Inggris Polinema dan Siti Rohani, Ph.D, Kaprodi D-4 Bahasa Inggris Polinema.

Kepala UPT. Bahasa Polinema Lia Agustina, mengatakan dalam menghadapi revolusi 4.0, perusahaan besar memiliki banyak pertimbangan dalam merekrut tenaga kerja. Yakni yang memiliki kriteria antara lain keterampilan sosial, peka dan mampu melakukan negosiasi, memiliki jiwa entrepreneurship, menguasai bahasa asing. 

Selain itu kata dia, prioritas industri pada calon pekerja yang memiliki keterampilan lain. Seperti kemampuan menganalisa, menguasai teknologi, mampu berkomunikasi, kemampuan membaca data, menganalisis dan mengakses informasi di dunia digital. "Maka ini perlu disadari oleh lingkungan pendidikan, agar output lembaga pendidikan sesuai dengan kriteria industri," ujarnya.

Ia berharap dengan terselenggaranya seminar nasional industri bahasa, para pengajar, peneliti dan praktisi saling bertukar ide dalam menghadapi budaya baru. "Kami juga berharap bisa muncul banyak inovasi agar memberi dampak terhadap pengajaran bahasa," harapnya.  

Sementara itu, Wakil Direktur II Polinema, Dr. Eng. Anggit Murdani, S.T., M.Eng. berharap seminar bahasa kali ini mampu memberikan  inspirasi kepada para peneliti bahasa. Sehingga tercipta inovasi pengajaran bahasa yang efektif. "Ini merupakan momen yang sangat berharga dalam bidang bahasa sebagai satu media," katanya.

Seminar tersebut, kata dia, juga menjadi ajang untuk sharing dan bertukar pengetahuan. Tujuannya untuk melengkapi apa yang didapat dalam penelitian. "Sharing ilmu disini untuk meningkatkan kualitas penelitian kita," tambahnya 

Menurutnya, pertemuan para akademisi dan peneliti bahasa akan menciptakan atmosfer yang sangat bagus, yang arahnya bisa saling mensitasi kerja masing-masing. "Karena SNIB (Seminar Nasional Industri Bahasa) ini merupakan bentuk manifestasi dari berbagai kampus  di berbagai daerah. Ada yang dari Manado, Banjarmasin, Medan dan beberapa kampus di Jawa dan Jakarta," paparnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU