Disaring Ketat, Ratusan Mahasiswa Baru Unisma Tak Lulus Oshika Maba dan Halaqoh Diniyah

  • 07-09-2019 / 20:33 WIB
  • Kategori:Kampus
Disaring Ketat, Ratusan Mahasiswa Baru Unisma Tak Lulus Oshika Maba dan Halaqoh Diniyah Penutupan Oshika Maba dan Halaqoh Diniyah Unisma di Gedung KH Tolchah Hasan, Sabtu (7/9).

MALANG-Setidaknya terdapat 179 maba Universitas Islam Malang (Unisma) diputuskan tidak lolos Orientasi Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba), dan 195 mahasiswa lainnya tidak lolos Halaqoh Diniyah dari total maba Unisma yang mencapai 4.568. Wakil Rektor III Unisma menyebut bahwa pihaknya kali ini bersungguh-sungguh dalam menyesuaikan maba Unisma dengan standar pembelajaran yang sudah berlaku.

"Karena kita bersungguh-sungguh, kalau Oshika maba bisa memberikan warna baru dari mereka yang berasal dari berbagai macam latar belakang. Begitu masuk sini harus sesuai standar, cara belajarnya standar, pengetahuan tentang sistem akademiknya juga harus standar," terangnya usai prosesi penutupan Oshika Maba dan Halaqoh Diniyah di Gedung KH Tolchah Hasan, Sabtu (7/9).

Bahkan pada Oshika Maba dan Halaqoh Diniyah tahun ini juga terdapat 35 mahasiswa lama yang mengulang bersama maba yang lain. Baik pada Oshika Maba maupun Halaqoh Diniyah, berisikan materi terkait dengan etika belajat menurut Islam, etika pergaulan, hingga etika dalam berkomunikasi baik itu yang kepada mereka yang lebih tua, seumuran, maupun yang lebih muda.

"Karena kita serius menyesuaikan dengan standar, maka mereka yang belum lulus berhak mengikuti Madrosatul Al Quran secara gratis selama setidaknya satu semester, dan akan didampingin langsunv oleh mahasiswa penghafal Al Quran Unisma," tandasnya.

Lebih lanjut, pada penutupan tersebut Unisma juga memberikan penghargaan kepada sepuluh maba terbaik baik itu pada Oshika maba maupun pada Halaqoh Diniyah tahun ajaran baru kali ini. Sementara itu, Oshika Maba dan Halaqoh Diniyah Unisma sendiri telah diselenggarakan sejak 31 September lalu.

Dalam serangkaian kegiatan Oshika Maba tersebut, Unisma juga sempat tercatat sebagai pemecah rekor MURI. Melalui video yang berisi pesan-pesan perdamaian dan juga rangkaian flashmob Unisma dengan beragam formasi. Rektor Unisma Prof. Dr. Maskuri, M.Si menyampaikan, bahwa pasa beberapa kesempatan, banyak pihak yang telah menyaksikan video pesan perdamaian tersebut. Serta berharap akan memberikan dampak positif kepada masyarakat.(asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU