Pemahaman Tata Kelola Informasi Untuk Penguatan Proses Pemelajaran

  • 09-09-2019 / 19:22 WIB
  • Kategori:Kampus
Pemahaman Tata Kelola Informasi Untuk Penguatan Proses Pemelajaran Praktisi bidang informasi Hani Qonitah, M.IMS yang merupakan Information Specialist Exxon Mobil Indonesia dan Kaprodi Perpustakaan dan Ilmu Komunikasi, Dr. Muhammad Shobaruddin, MA.

MALANG - Pentingnya tata kelola informasi menjadi topik siginifikan bagi para mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya. Kali ini, FIA UB menhadirkan momen diskusi bagi segenap mahasiswa baru FIA UB bersama dengan praktisi bidang informasi di Gedung E FIA UB, Senin (9/9).

"Kali ini kita sengaja mengusung terkait tata kelola informasi. Kita ingin memberikan pemahaman terkait adanya perbedaan dalam tata kelola informasi bisnis, informasi publik, dan informasi kemasyarakatan. Karena tentu menyesuaikan dengan kebutuhannya," kata Kaprodi Perpustakaan dan Ilmu Komunikasi, Dr. Muhammad Shobaruddin, MA.

Menurut pria yang akrab disapa Shobaruddin ini, mahasiswa perlu memahami konteks perbedaan tata kelola informasi tersebut. Sebab, tata kelola informasi menjadi bagian cukup krusial bagi mahasiswa FIA atau prodi Perpustakaan dan Ilmu Komunikasi pada khususnya.

"Seperti tata kelola informasi kepada masyarakat, yang harus membawa informasi yang membawa kesejahteraan dan juga kebersamaan bagi masyarakat. Harus dipahami betul nilainya" tandasnya.

Pada kesempatan yang mengusung tema penerapan ISO sebagai pedoman kerja bagi profesional informasi ini juga melibatkan sosok praktisi bidang informasi yakni Hani Qonitah, M.IMS yang merupakan Information Specialist Exxon Mobil Indonesia. FIA UB sejauh ini memang memiliki program Visiting Professor and Professional.

"Sekarang kita undang praktisi, karena pembahasan diskusi fokus pada praktik pengelolaan informasi berbasis arsip. Tapi, lain waktu kita undang profesor dari Malaysia, yang kemungkinan besar pada Oktober mendatang," lanjutnya.

Selain itu, Shobaruddin menambahkan bahwa sempat pula dibahas terkait dengan kritik tata kelola informasi pemerintah pada umumnya, yang masih sekadar memberikan informasi terkait kegiatan mereka. Padahal, seharusnya informasi yang dimuat oleh pemerintah memuat berbagai aspek yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Tujuan dari diselenggarakannya giat ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa. "Nah, tujuan utamanya adalah peningkatan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa, melalui giat seperti ini, kita bisa update materi wawasan. Serta memberikan motivasi kepada mahasiswa terkait dunia kerja," pungkasnya.

Sementara itu, momen tersebut setidaknya diikuti oleh tidak kurang dari 120 mahasiswa baru FIA UB. Tak hanya itu, pada sesi kedua, mahasiswa tingkat atas juga turut terlibat dalam sesi kuliah umum dan diskusi terkait tata kelola informasi atau penerapan ISO sebagai pedoman kerja bagi profesional informasi.(asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU