Emil Dardak: 400 Ribu Mahasiswa, Kekuatan Malang Raya Wujudkan Kota Kreatif

  • 12-09-2019 / 13:18 WIB
  • Kategori:Kampus
Emil Dardak: 400 Ribu Mahasiswa, Kekuatan Malang Raya Wujudkan Kota Kreatif

MALANG - Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyebut bahwa 400 ribu mahasiswa yang saat ini sedang menempuh studi di Malang Raya, berpotensi besar untuk mewujudkan Malang Raya sebagai Kota Kreatif di Jawa Timur. Jika peran mereka bisa dioptimalkan, maka hal tersebut akan menjadi propek ekonomi potensial bagi masyarakat Malang Raya.

"400 ribu mahasiswa se Malang Raya, kalau semuanya wisuda pasti memberi berkah. Mereka bisa menciptakan komoditas kreatif baru, dan bersinergi dengan masyarakat setempat. Jadi bukan menggeser porsi masyarakat asli Malang, tapi bersinergi," pungkasnya dihadapan para peserta Brawijaya Tourism Forum di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), Kamis (12/9).

Sebelumnya, Emil sempat menjelaskan bahwa Bromo, Tengger, Semeru (BTS) menjadi salah satu dari tiga hal yang menjadi fokus garapan Pemerintah Provinsi Jatim. Bahkan secara khusus, Gubernur Khofifah meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat. Mengingat potensi ekonominya berskala internasional.

Nah, dalam rangka menyokong BTS tersebut  wilayah Malang Raya yang terdiri dari Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang, akan menjadi Kota penyokong pariwisata.

Untuk itu, Malang Raya harus memiliki daya tarik tersendiri dan harus didukung dengan infrastruktur yang mumpuni. Namun, yang paling utama, adalah potensi sumber daya manusianya (SDM). Jadi erat kaitannya dengan SDM di Malang Raya sebagai pembeda dengan wilayah lain.

"Kalau Surabaya kita tahu sudah menjadi Kota Industri dan Jasa. Harapannya Malang Raya ini bisa jadi Kota Kreatif. SDMnya sudah mendukung, wilayahnya juga memiliki berbagai potensi," imbuhnya.

Lebih lanjut, pada forum yang menghadirkan semua pemimpin Malang Raya yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Plt Bupati Malang Sanusi ini, Emil meminta peran lebih dari perguruan tinggi yang ada di Malang Raya. Agar mereka bisa memberikan solusi-solusi praktis terhadap persoalan yang dihadapi oleh wilayah-wilayah tersebut.

Emil kemudian meminta UB sebagai penyelenggara untuk memberikan bisa memberikan saran terkait dengan wilayah Malang Raya. "Malang Raya ini butuh plakat, harapannya dari UB ini bisa memberikan saran, konsep atau tema apa yang paling tepat untuk menggambarkan Malang Raya. Sebagai kawasan potensial wisata maupun sebagai Kota kreatif," tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dekan FIA UB Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS menyampaikan bahwa pihaknya sudah menggagas konsep yang paling tepat untuk Malang Raya. Yakni Entrepreneur Destination Tourism, atau destinasi usaha wisata. "Usaha wisata. Masuk didalamnya kuliner, perhotelan, heritage, ada kuliner klasik. Saya kira usaha wisata, itu branding yang akan kita usulkan pada pengambil kebijakan. Jadi brandnya Entrepreneur Destination Tourism," jelasnya.

Prof Bambang juga mengatakan, bahwa peran mahasiswa pada konsep Malang Raya sebagai destinasi Kota Kreatif sangat besar. Bagaiman mereka sebagai generasi internet of think, mampu membranding Malang Raya sebagai destinasi sedemikian rupa, melalui gaya hidup mereka yang menggunakan berbagai platform media sosial.

"Mahasiswa itu generasi internet of think, mereka bisa mempromosikan sesuatu baik secara langsung maupun tidak langsung melalui teknologi. Maka dari itu besar potensi mereka untuk mengambil peran pada konsep tersebut," tutupnya.(asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU