Polinema Segera Buka Jurusan Teknik Perawatan Pesawat Udara

  • 17-10-2019 / 18:12 WIB
  • Kategori:Kampus
Polinema Segera Buka Jurusan Teknik Perawatan Pesawat Udara CEO Lion Air Edward Sirait (kiri) bersama Direktur Polinema Drs. Awan Setiawan, M.T, M.M (kanan) usai menandatangani perjanjian kerjasama.

Malangpostonline.com - Politeknik Negeri Malang (Polinema) tengah menunggu turunnya surat izin pendirian jurusan baru Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU) dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti).

Pembukaan jurusan baru tersebut disesuaikan dengan kebutuhan industri terkait, untuk penambahan jumlah tenaga kerja. Direktur Polinema Drs. Awan Setiawan, M.T, M.M menyebut bahwa izin tersebut kemungkinan akan dikeluarkan pada tahun ini.

"Izin dari Kemristek Dikti tahun ini keluar untuk jurusan Teknik Perawatan Pesawat Udara," ungkapnya.

Selain itu, sejak tahun lalu, Polinema sudah menyiapkan hangar atau struktur ruangan tertutup untuk menyimpan pesawat. Hangar tersebut dirancang untuk mampu menampung tiga pesawat sekaligus.

Meskipun saat ini Polinema sendiri juga sudah memiliki Kelas Kerjasama Garuda Maintenance (GMF) yang berkaitan dengan perawatan pesawat udara, namun cakupannya resapannya sendiri tentu masih terbatas dengan PT Garuda Indonesia.

Tak hanya jurusan TPPU, sejak tahun 2018, Polinema juga telah merencanakan untuk mendirikan sekolah pramugari. Rencananya sekolah pramugari tersebut tidak didirikan untuk jenjang Diploma 1 (D1), namun direncanakan untuk jenjang Diploma 3 (D3).

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi para pramugari.

"Sejak tahun kemarin kita ingin mendirikan sekolah pramugari yang tidak hanya D1, tapi D3. Jadi harus izin dari Kementerian Perhubungan juga" lanjutnya.

Namun demikian, Polinema mengambil langkah awal terlebih dahulu dengan menjalin kerjasama dengan maskapai. Tujuannya adalah untuk menyerap lulusan sekolah pramugari yang nantinya akan didirikan.

Kali ini, Polinema memperkuat kerjasama dengan Lion Air melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang langsung dilakukan bersama CEO Lion Air, Edward Sirait.

"Kita sebetulnya juga punya Politeknik sendiri yaitu Kirana Angkasa Politeknik. Tapi itu tetap saja tidak cukup memenuhi kebutuhan tenaga kerja," kata Edward Sirait usai memberikan motivasi profesional karir dan menandatangani MoU di Gedung Pertamina Polinema, Rabu (16/10).(asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU