Rilis Buku Pendidikan Islam, Cara Unisma Peringati Hari Santri

  • 22-10-2019 / 09:43 WIB
  • Kategori:Kampus
Rilis Buku Pendidikan Islam, Cara Unisma Peringati Hari Santri

Malangpostonline.com - Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam Nahdlatul Ulama (NU) terbesar di Indonesia, Universitas Islam Malang (Unisma) merilis sejumlah buku berbasis Pendidikan Islam tepat pada momentum Hari Santri Nasional (HSN), Selasa (22/10). Buku tersebut nantinya tidak hanya digunakan sebagai acuan pendidikan di Unisma, melainkan juga akan digunakan pada 258 Perguruan Tinggi NU di seluruh Indonesia.

"Jadi nanti akan terbit 15 buku, ini sudah kita launching buku 1,3,5. Sedangkan 2,4,6 akan segera kita susun. Pokoknya kurun 2019-2020 akan terbit 15 buku," kata Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si, usai menjadi inspektur upacara peringatan HSN di Halaman Depan Unisma, Selasa (22/10).

Baca Juga:

Upaya tersebut dinilai sebagai penguatan literasi dalam rangka mewujudkan komitmen aksi nyata Unisma dari NU untuk Indonesia dan peradaban dunia. Ke 15 buku literasi basis Pendidikan Islam tersebut berisikan berbagai topik muatan. Mulai dari akidah akhlak, syariah, hingga. sejarah pendidikan Islam Ahlussunnah wal jamaah an Nahdliyah. Namun di antara buku tersebut juga ada yang berisikan muatan disipliner dari pandangan Islam.

"Kemudian juga kajian-kajian disipliner, seperti misalnya pertanian dalam perspektif Islam, atau juga pendidikan dalam perspektif Islam," sambungnya.

Dalam pidatonya di hadapan ribuan santri Unisma, Prof. Maskuri juga mengimbau untuk memegang teguh identitas santri Indonesia yang selalu bertekad dalam jihad mempertahankan NKRI dan menghormati kyai. Kemudian ia juga menambahkan bahwa identitas santri Indonesia dari segi kultural juga sangat perlu untuk dilestarikan. Seperti penggunaan kopiah hitam untuk santri putra.

"Bukannya mengharamkan kopiah putih, tapi alangkah baiknya jika menggunakan kopiah hitam yang sesuai dengan kultur kita," tandasnya. (asa/oci/Malangpostonline.com)

Editor : oci
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU