Berkat Biosains Rapid Test GAD65, UB Raih Penghargaan di HKN

  • 11-11-2019 / 20:28 WIB
  • Kategori:Kampus
Berkat Biosains Rapid Test GAD65, UB Raih Penghargaan di HKN Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Aulanni’am, drh, DES saat menerima penghargaan Anugerah Karya Anak Bangsa bidang Farmasi dan Alat Kesehatan beberapa waktu lalu.

Malangpostonline.com - Kit Diagnostik Diabetes GAD65 yang merupakan salah satu produk unggulan Universitas Brawijaya (UB) kerja sama dengan PT Biofarma, Tbk berhasil meraih penghargaan Anugerah Karya Anak Bangsa dari Kemerterian Kesehatan RI. Pencapaian dalam bidang Farmasi dan Alat Kesehatan ini diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Aulanni’am, drh, DES bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

“Penghargaan ini baru pertama kami raih dim omen HKN, karena dulu ini (Kit Diagnostik GAD65, red) belum masuk, tetapi sekarang kami sudah masuk ke inovasi yang dijual,” ujar Prof. Aulanni.

Penghargaan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bahwa produk Kit Diagnostik GAD65 sudah diakui secara nasional. Selain itu juga sudah dijual secara komersil sehingga ketersediaanya pun dapat digunakan oleh masyarakat luas.

Untuk tujuan komersialisasi, UB sebagai produsen kit deteksi menggunakan nama Biosains Rapid Test GAD65 dan PT Biofarma, Tbk memasarkan produk tersebut agar dapat dinikmati oleh masyarakat. Biosains Rapid Test GAD65 merupakan rapid tes untuk mendeteksi Diabetes Mellitus (DM) tipe 1 dan 1.5 yang deteksinya dilakukan terhadap keberadaan autoantibody GAD65, merupakan penanda dini kerusakan sel beta pankreas.

“Biosains Rapid Test GAD65 telah melewati uji kandidat kit deteksi dini pasien Diabetes Mellitus berbasis Antibodi Glutamic Acid Decarboxylase 65 kDa (GAD65) serta uji rapid test keteksi dini Diabetes Mellitus tipe 1 berbasis autoantibody GAD65,” urainya.

Dari segi manfaatnya Biosains Rapid Test GAD65 dapat dilakukan pada semua usia dengan beberapa indikasi seperti orang dengan riwayat DM tipe 1 atau LADA pada keluarganya, penderita dewasa yang berusia di atas 30 tahun dengan BMI normal atau rendah. Selain itu juga bisa dilakukan kepada penderita penyakit autoimun.

“Diognosa dengan Biosains Rapid Test GAD65 memerlukan waktu kurang lebih 45 menit dan tidak memerlukan alat khusus,” tandas Prof. Aulanni.

Untuk itu Biosains Rapid Test GAD65 sangat mudah dilaksanakan pada fasilitas tingkat 1 di Indonesia. Selain alat ini juga telah terbukti memiliki sensitivitas dan spesifitas yang tinggi. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : irawan
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU