Siswa Sumenep Madura Minati Studi di AKAFARMA dan AKFAR PIM

  • 19-11-2019 / 16:06 WIB
  • Kategori:Kampus
Siswa Sumenep Madura Minati Studi di AKAFARMA dan AKFAR PIM TANYA: Beberapa siswa SMA di Sumenep, Madura menanyakan proses kuliah dan pembelajaran di AKAFARMA dan AKFAR PIM. 

Malangpostonline.com, SUMENEP - Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA dan SMK Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Pameran Pendidikan Tinggi & Profesi, Pameran Kewirausahaan & Gebyar Kreativitas Seni di Gedung Adi Podai Sumenep, Senin (18/11). Hampir sama dengan MGBK di Aula Skodam, Malang, respons siswa sangat luar biasa.

Siswa dari berbagai sekolah SMA Negeri dan Swasta di Sumenep mendatangi lokasi acara yang dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso serta Forkopimda Kabupaten Sumenep. Ketua Pelaksana Pameran Pendidikan, Rudi Suandono mengatakan 65 PTN Negeri dan Swasta mengikuti acara ini.

“Pameran Pendidikan ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mendapatkan informasi perguruan tinggi bagi yang mau melanjutkan dan juga sebagai ruang bagi perguruan tinggi dalam menyosialisasikan program studinya,” ujarnya. Dua akademi milik Yayasan Putera Indonesia Malang (PIM) ikut ambil bagian. Yakni Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) dan Akademi Farmasi (AKFAR). 

Dihubungi terpisah, Direktur AKAFARMA PIM, Dr. Misgiati, M.Pd menjelaskan setiap kali pameran, AKAFARMA memang selalu memberikan hal yang bermanfaat untuk pengunjungnya. “Yakni bagaimana melihat produk makanan yang mengandung bahan tambahan yang berbahaya seperti formalin dan borax,” ungkap wanita ini kepada Malangpostonline.com.

Selain itu, lanjutnya, AKAFARMA juga menampilkan produk jamu instan dan penyedap rasa alami tanpa Monosodium Glutamat alias MSG. “Kalau di pameran MGBK Aula Skodam, kita tampilkan jamu instan kunir putih dan selai ampas tahu, kali ini, jamu instan jahe dan penyedap rasa yang juga terbuat dari ampas tahu,” papar Misgiati lebih lanjut.

Dari presentasi termasuk uji coba borax kepada siswa-siswa SMA Negeri dan Swasta di Sumenep, ada sekitar 45 siswa yang mengaku langsung berminat untuk mempelajari dan meneruskan studinya di AKAFARMA. Sama halnya dengan AKAFARMA, sekitar 45 siswa SMA Negeri dan Swasta di Sumenep juga berminat untuk belajar lebih banyak di AKFAR. 

Ini dikatakan Direktur AKFAR PIM, Lailiiyatus Syafah, M.Farm, Apt. Dia memaparkan,  kegiatan MGBK Sumenep sangat bermanfaat. “Siswa-siswi sekolah tingkat pendidikan atas, dapat dengan mudah memperoleh gambaran tentang institusi pendidikan tinggi, sehingga memudahkan untuk menentukan pilihan dalam melanjutkan pendidikan tinggi,” katanya. (mar/Malangpostonline.com)

Editor : mar
Uploader : irawan
Penulis : marga
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU