Penghapusan Pejabat Eselon III dan IV Tidak Berpengaruh Banyak Terhadap Efisiensi Anggaran

  • 21-11-2019 / 00:04 WIB
  • Kategori:Kampus
Penghapusan Pejabat Eselon III dan IV Tidak Berpengaruh Banyak Terhadap Efisiensi Anggaran Perencanaan dan Pengembangan Biro SDM Kemenristekdikti, Putu Sunika usai mengisi seminar Korpri: Berkarya, Melayani, dan Menyatukan Bangsa di Graha Cakrawala UM, Rabu (20/11).

Malangpostonline.com - Rencana penghapusan jabatan eselon III dan IV masih menjadi pro kontra di kalangan masyarakat. Untuk itu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) meminta segera dilakukan penataan dan pengalihan menjadi jabatan fungsional yang terdekat dari tugas dan fungsinya.

Dikatakan oleh Kabag Perencanaan dan Pengembangan Biro SDM Kemenristekdikti, Putu Sunika, semua kementerian saat ini diharapkan konsep pengalihan tersebut sudah selesai di minggu keempat bulan Desember 2019.

“Setelah itu hasilnya disampaikan ke Kemen PAN-RB lalu dikaji, diharapkan selesai di minggu ke empat bulan Juni 2020, tetapi di dalam edaran Men PAN RB masih memungkinkan adanya jabatan eselon III dan IV itu ada, terutama eselon III, karena di banyak tempat eselon III memiliki fungsi sebagai kepala satuan kerja (satker),” ujar Putu.

Misalnya Kepala Balai, yang tugasnya salah satunya menandatangani kebijakan sehingga masih memungkinkan ada pejabat eselon III. Secara keseluruhan terdapat 400 ribu pejabat struktural se Indonesia dan yang akan dialihkan kurang lebih sebesar 360 ribu pejabat.

Menurut Putu, apabila pejabat eselon III dan IV dialihkan menjadi pejabat fungsional dengan tujuan efisiensi anggaran maka kemungkinan tidak tercapai. Lantaran terdapat pejabat fungsional yang justru malah tunjangannya lebih besar dibanding eselon III dan IV.

“Tunjangan fungsional madya untuk jabatan tertentu lebih tinggi tunjungannya, begitupun dengan eselon III dengan peneliti ketika dialihkan ke peneliti madya tunjangannya juga lebih tinggi dari eselon III sendiri, sehingga efisiensi anggaran tidak akan berpengaruh banyak,” paparnya usai mengisi seminar Korpri: Berkarya, Melayani, dan Menyatukan Bangsa di Graha Cakrawala UM, Rabu (20/11).

Lebih lanjut, penghapusan eselon III dan IV ini bisa jadi ditujukan untuk memangkas birokrasi yang memberatkan masyarakat. Menurut Putu, seharusnya dilakukan dengan penataan dan tugas yang lebih jelas.

“Presiden kita kan inginnya pelayanan yang cepat semakin cepat dengan rantai eselon III dan eselon IV harus ke sana ke sini, tetapi harapannya dengan ini tidak terlalu merugikan aspek finansial jadi mereka dialihkan ke jabatan-jabatan yang tunjangannya tidak terlalu jauh,” tandas Putu. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU