KKN Juga Perlu Branding

  • 26-11-2019 / 11:51 WIB
  • Kategori:Kampus
KKN Juga Perlu Branding

Malangpostonline.com - Sebanyak 1.250 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mendapat bekal wawasan terkait dengan pentingnya sebuah branding dari Pemimpin Redaksi Malang Post Dewi Yuhana, sebelum melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Hall Dome UMM, Selasa (26/11). 

Branding saat ini menjadi sangat penting, karena berkaitan dengan upaya pengenalan program yang telah dilakukan kepada masyarakat. Branding bisa dilakukan dengan beragam cara, bisa melalui publikasi media, sampai dengan branding melalui media sosial.

"Jika tidak melalui branding, masyarakat tidak akan pernah tahu program yang telah kita lakukan. Bukannya untuk pamer atau riya', namun masyarakat juga perlu mengetahui program apa yang telah dilakukan," kata Pemimpin Redaksi (Pemred) Malang Post, Dewi Yuhana.

Sebelumnya, perempuan yang akrab disapa Hana ini sempat juga menjelasakan tentang pengertian branding dan personal branding, beserta dampaknya bagi masa depan seseorang. Personal branding saat ini bahkan dijadikan sarana bagi para tim Human Resource Development (HRD) dari perusahaan-perusahaan besar, untuk menggali terkait latar belakang calon karyawannya.

"Personal branding sah dilakukan, bahkan justru harus dilakukan. Karena perusahaan besar pun akan menilai branding pelamar kerja tidak hanya melalui aplikasi lamaran, tapi juga melalui jejak digital dan media sosial mereka," lanjut  perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Malang Post ini.

Maka dari itu, pada momen Pembekalan Perdana dan Kuliah Tamu KKN semester genap 2019/2020 kali ini, Hana memberikan imbauan pada para mahasiswa yang hadir agar bisa memanfaatkan media sosialnya dengan bijak. Tujuannya adalah membangun personal branding agar bisa menjadi bekal dalam meniti karir.

Namun demikian, personal branding di media sosial juga mesti dibarengi dengan branding dengan cakupan yang lebih luas ke masyarakat. Seperti halnya melalui publikasi media mainstream. Apalagi terkait dengan program-program yang dilakukan pada saat menjalani KKN. Branding program KKN, selain untuk mempublikasikan informasi ke masyarakat, namun sekaligus bisa memberikan menginspirasi.

"Seperti tim mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ikom) UMM yang menyulap kampung Jodipan jadi kampung warna-warni. Kemudian karena masyarakat banyak yang tahu melalui publikasi media, akhirnya Ikom UMM juga diminta menyulap kampung yang kini menjadi Kampung Tempesaurus," ungkap alumnus Psikologi UMM ini.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa UMM yang akan mengikuti program KKN juga diajak untuk berlatih menulis berita publikasi, yang bisa membranding masing-masing tim KKN mereka. Para mahasiswa yang hadir menunjukkan antusiasme dengan ikut berlatih membuat berita publikasi, sesuai dengan ketentuan jurnalistik.

Sementara itu, pembekalan pertama mahasiswa KKN kali ini dibuka oleh Wakil Rektor III UMM Dr. Sidik Sunaryo, S.H, M.Si, M.Hum yang sekaligus memberikan pesan agar para mahasiswa bisa melalui program KKN dengan sebaik-baiknya. Kemudian juga ada Direktur DPPM UMM yang mengimbau para mahasiswa KKN dapat terus menjaga nama baik UMM ditengah masyarakat. (asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU