STIKES Kendedes Lakukan Screening Kesehatan Siswa SD dan SMP

  • 29-11-2019 / 09:18 WIB
  • Kategori:Kampus
STIKES Kendedes Lakukan Screening Kesehatan Siswa SD dan SMP AKRAB: Mahasiswa STIKES Kendedes memeriksa kesehatan mulut siswa dalam kegiatan Screening Kesehatan Anak Usia Sekolah

Malangpostonline.com - STIKES Kendedes Malang mendapat kepercayaan dari Dinas Kesehatan Kota Malang untuk menjadi bagian dari tim pelayanan kesehatan dalam kegiatan Screening Kesehatan pada Anak Usia Sekolah. Banyak ilmu diperoleh khususnya bagi mahasiswa STIKes Kendedes yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pelayanan kesehatan yang dimaksud meliputi Screening Kesehatan Anak Sekolah atau dikenal sebagai penjaringan kesehatan, pemantauan kesehatan serta penyuluhan kesehatan. Penjaringan dilakukan setahun sekali terhadap siswa dari kelas 1 SD/MI hingga kelas 9 SMP/MTs.

Tim Penjaringan Kesehatan di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kota Malang bekerja sama dengan perguruan tinggi khususnya kesehatan. Dalam hal ini STIKES Kendedes bersama Puskesmas Polowijen melakukan screening ke beberapa sekolah. 

Seperti pada Hari Kamis (28/11) kemarin, screening dilakukan di SD Muhammadiyah 8 Malang. Serangkaian kegiatan dari program ini meliputi pengisian kuesioner oleh peserta didik, pemeriksaan fisik, status gizi dan penilaian kesehatan reproduksi. “Program ini sudah kami lalukan sejak Bulan Agustus lalu, dan rencananya yang terakhir kita laksanakan pada tanggal 5 Desember mendatang,” ujar Eva Inayatul Faiza, SKM., M.Kes selaku kordinator tim STIKES Kendedes. 

Proses yang dilakukan dalam  sreeening selain imunisasi, yaitu pemeriksaan mulai ujung kaki hingga ujung rambut. Diantaranya kesehatan gigi, mulut, rambut, tangan, telinga dan sebagainya. “Masalah yang paling banyak untuk anak usia SD itu di kebersihan diri, seperti kebersihan telinga dan tangan,” katanya.

Proses pengambilan data dan pemeriksaan juga dibantu oleh tenaga kesehatan bersama sama kader kesehatan remaja dan guru sekolah. Pengisian kuesioner oleh siswa didik digunakan untuk mengetahui banyak hal terkait riwayat kesehatan siswa secara umum. Meliputi juga informasi kesehatan keluarga, imunisasi, gaya hidup, kesehatan intelegensia, kesehatan mental remaja, kesehatan reproduksi dan bahan edukasi kelas konseling. 

Riwayat kesehatan secara umum diperiksa melalui pengisian delapan pertanyaan. Diantaranya masalah alergi terhadap makanan dan obat tertentu, riwayat cedera serius akibat kecelakaan dan riwayat penyakit tertentu yang pernah dialami. 

Riwayat penyakit tertentu yang dimaksud adalah anemia, asma, batuk lama dan berulang, campak, diabetes mellitus, hepatitis, penyakit jantung, kejang, TBC paru, sakit perut berulang dan sakit kepala berulang.

Dalam penjaringan anak sekolah juga dilakukan deteksi dini kesehatan intelegensia remaja sebagai suatu upaya pemeriksaan awal untuk menemukan secara dini adanya gangguan. Yang dianggap berpotensi mengakibatkan terjadinya kesulitan belajar pada remaja sehingga dapat segera dilakukan tindakan intervensi. “Manfaatnya untuk mendeteksi masalah kesehatan yang dialami anak sekolah. Sehingga kalau diperlukan bisa diberikan rujukan ke satkes yang lebih tinggi. Misalnya pueskesmas atau rumah sakit,” terang Eva.   

Dalam program screening kali ini, STIKES Kendedes menangani setidaknya 13 SD dan tiga SMP yang ada di Kecamatan Blimbing. STIKES Kendedes bukan kali ini saja mendapat kepercayaan dari Dinas Kesehatan. Sebelumnya juga dipercaya menangani program Gerakan Bersama Amanakan Kehamilan Dan Persalinan (Geberak).

Pada program ini satu mahasiswa mendampingi satu ibu hamil dan ikut mengawal sampai melahirkan. Juga ada program Keluarga Binaaan. “Satu mahasiswa diberikan tugas untuk bertangungjawab terhadap kesehatan keluarga,” tukasnya. (imm/Malangpostonline.com )

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU