Menko PMK, Tak Mau Lulusan Kampus Tambah Jumlah Keluarga Miskin

  • 30-11-2019 / 13:13 WIB
  • Kategori:Kampus
Menko PMK, Tak Mau Lulusan Kampus Tambah Jumlah Keluarga Miskin Menko PMK Muhadjir Effendy

Malangpostonline.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut lulusan baru perguruan tinggi tak boleh menambah jumlah keluarga miskin baru. Hal tersebut disampaikanya ketika menghadiri wisuda UMM ke-49 di UMM Dome, Sabtu (30/11).

"Marilah perangi bersama penambahan keluarga miskin. Pokonya jangan sampai ada lulusan UMM atau kampus lain menjadi keluarga miskin baru," tandasnya dihadapan 1.514 wisudawan UMM ke-94 dan periode ke IV tahun 2019.

Menurutnya, keluarga miskin memberikan dampak domino terhadap sejumlah persoalan ditengah masyarakat. Karena keluarga miskin meningkatkan risiko lahirnya anak stunting, yang membutuhkan perhatian serius dari mulai perlakuan pendidikan sampai dengan. Keluarga miskin disebut juga menjadi penyebab utama dari beragam penyakit sosial.

"Keluarga miskin meningkatkan risiko lahirnya anak stunting, kemudian juga meningkatkan penyakit sosial," pungkasnya.

Lebih lanjut, Muhadjir sempat menyinggung terkait dengan wacana beragam program terkait dengan persiapan pra nikah bagi setiap keluarga muda. Wacana tersebut tak hanya dilatarbelakangi dengan tingginya jumlah keluarga miskin baru, namun juga karena angka perceraian keluarga muda yang sangat tinggi.

"Setiap tahun yang nikah ada 2 juta, yang cerai ada 250 ribu. Itu tinggi sekali. Maka dari itu pembekalan pra nikah sangat penting," ungkapnya.

Kemudian Muhadjir tak lupa menyampaikan pesannya terhadap para lulusan baru UMM untuk selalu berupaya untuk menjadi generasi terbaik. Menurutnya generasi muda saat ini harus bisa meraih peluang-peluang yang ada, sekaligus terus menambah skill dan kemampuannya. Agar bersaing di era digitalisasi seperti saat ini.

"Saya mohon betul manfaatkan peluang peluang ini, harus berani ambil risiko. Tidak ada orang begitu datang langsung besar, semua merintis dari bawah. Semua harus mulai dari bawah, hasil besar itu dari yang kecil," terangnya.

Sementara itu, wisuda UMM kali ini juga dihadiri oleh Anggota Wantimpres Prof. Dr. Abdul Malik Fadjar. Pada kesempatan tersebut, ia berpesan kepada para lulusan untuk terus mengembangkan pikiran positif. Sebab pikiran positif juga berbanding lurus dengan peningkatan produktifitas dan kesehatan jiwa manusia.

"Kembangkan pikiran positif, itulah modal sangat penting. Dengan mengembangkan pikiran pikiran positif hidup kita jadi produktif sehat walafiat," sebutnya.(asa/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : slatem
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU