Sinergi, Prodi IP UMM dan AIPPTM Gelar Simposium Dan Seminar Nasional

  • 12-12-2019 / 13:54 WIB
  • Kategori:Kampus
Sinergi, Prodi IP UMM dan AIPPTM Gelar Simposium Dan Seminar Nasional KOMPAK: Simposium Nasional yang digelar Prodi IP UMM dan AIPPTM dihadiri para pakar Ilmu Pemerintahan dari beberapa Kampus Muhammadiyah.

Malangpostonline.com - Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMM bekerjasama dengan Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AIPPTM menggelar rangkaian kegiatan besar (9-12  Desember 2019) dengan peserta mahasiswa dan Dosen dari 18 perguruan tinggi seluruh Indonesia. AIPPTM sendiri merupakan asosiasi yang tujuannya membentuk jejaring, supaya Prodi IP Kampus Muhammadiyah Indonesia bisa saling bersinergi untuk mengambangkan prodi menjadi kredibel, berkualitas dan melahirkan lulusan yang kompeten. Ada 14 Universitas Muhammadiyah yang tergabung dalam keanggotaan AIPPTM.

Pada 9 Desember diawali Simposium Nasional dengan Tema ‘’Tantangan Penyelenggaran Pemerintahan di Era Revolusi Teknologi Industri 4.0’’. Dr. Rinekso Kartono, M.Si selaku Dekan FISIP UMM memuji kegiatan seperti ini sebagai bukti keseriusan dan kerja keras Prodi IP UMM dalam menghadapi ujian akreditasi yang semakin berat. Kegiatan ini resmi di buka oleh Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik UMM yang sangat menapresiasi secara positif kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan akreditasi namun lebih pada pengembangan pengetahuan dan kompetensi khususnya mahasiswa pada isu-isu aktual Ilmu Pemerintahan. UMM sangat mendukung sepenuhnya kegiatan pengembangan akademik seperti ini.

 

Simposium ini diawali oleh paparan Drs. Wasto, SH (Sekretarias Daerah kota Malang) sebagai keynote speaker yang banyak mendeskripsikan keberhasilan Kota Malang dalam melakukan inovasi layanan Publik berbasis IT (Smart City). Simposium yang dihadiri oleh 500 peserta ini selanjutnya menampilkan Dr. Asep Nurjaman, M.Si (Dosen IP UMM Malang), Dr. Ria Angin (UM Jember), Dr. Rizki Mustika, MH, Dr. Nuryanti Mustari M.Si (UM Makasar) dan Dr. Bambang Widyahsena, M.Si (UM Ponorogo) sebagai narasumber utama. Kesimpulanya  sepakat menyebut reformasi birokrasi harus mengintegrasikan penggunaan teknologi informasi (internet) agar layanan publik menjadi efisien dan efektif.

Selanjutnya 10 Desember 2019 dilaksanakan Seminar Nasional dengan Tema Reformas dan Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah.  Dihadiri peserta 400 mahasiswa dan menampilkan pembicara ;Dr. Saiman, M.Si (UMM Malang), Dr. Junaidi, M.SI (UM Makasar), Drs. Itok Wicaksono, M.Si (UM Ponorogo) Anwar Sadar, M.Si (UM Buton) dan Susenohaji, SE.,M.Si.AK (Praktisi) memiliki pandangan yang sama bahwa inovasi pemerintahan sangat bergantung dari kepemipinan kepala daerah.

Puncak kegiatan ini diakhiri pelatihan N-Vivo selama 2 hari 11-12 –sebuah aplikasi yang sangat membantu dalam penelitian kualitatif. Pelatihan N-Vivo merupakan pelatihan menulis jurnal. Untuk menghasilkan publikasi jurnal internasional terindex scopus, yang diikuti oleh dosen dari berbagai kampus di seluruh Indonesia.

Ketua AIPPTM Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si mengatakan khusus untuk simposium dan seminar nasional ini bertujuan merefleksikan grand design reformasi birokrasi agar mewujudkan dynamic government. "Inilah tujuan kami, menggelar simposium untuk memperoleh bahan kajian dari para pakar  terkait penyelenggaraan tata pemerintahan. Untuk kemudian diperjuangkan dalam mencapai dynamic government," ucap Tri Sulistyaningsih, yang menjabat sebagai Ketua AIPPTM mulai Bulan Oktober 2019 lalu.

Lebih jauh kegiatan ini memiliki output berupa procceding Ilmiah. Seperti diungkapkan oleh Muhammad Kamil, S.IP.,MA selaku Kepala Prodi IP UMM ‘”Simposium ini dirangkaikan dengan paralel Session dimana mahasiswa mempresentasikan naskah mereka untuk selanjutnya agar lebih kompetitif di nilai sebagai makalah dan presenter terbaik. Tujuan kami adalah mempublikasikan naskah tersebut dalam bentuk procedding sehingga bisa dibaca oleh publik’’ tambah Muhammad Kamil.

Kegiatan ini juga menjadi tempat Rapat Kerja Nasional AIPPTM kali ini membahas tentang persiapan akreditasi prodi Ilmu Pemerintahan. Selain itu juga membahas pengembangan kurikulum dalam menyiapkan prodi pemerintahan yang dibutuhkan oleh publik. "Karena AIPPTM sendiri merupakan sebuah organisasi yang berfungsi sebagai sarana bagi Prodi IP Kampus Muhammadiyah untuk saling membantu dalam mengembangkan desain kurikulum, tata kelola, dan pengembangan program penelitian serta pengabdian. Dengan tujuan utama untuk mewujudkan Prodi IP yang berdaya saing dan berkemajuan," tutup Tri Sulistyaningsih. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU