Tanamkan Jiwa Pebisnis Tangguh, Ma Chung Gelar Entrepreneurship Day 2019

  • 12-12-2019 / 17:33 WIB
  • Kategori:Kampus
Tanamkan Jiwa Pebisnis Tangguh, Ma Chung Gelar Entrepreneurship Day 2019 Ma Chung Entrepreneurship Day 2019 berkolaborasi dengan tiga prodi, selain memamerkan produk dan inovasi mahasiswa juga dituntut membuat tugas akhir.

Malangpostonline.com – Kolaborasi tiga prodi Universitas Ma Chung yakni Manajemen, Sastra Inggris dan Desain Komunikasi Visual menantang mahasiswa untuk membuat perusahaan perjalanan wisata. Pasalnya setiap jurusan mereka dituntut membuat projek akhir misalnya prodi Manajemen berkaitan dengan pemasaran pariwisata, Sastra Inggris yakni Tourism Planning,  dan Prodi Desain Komunikasi Visual dalam bentuk kewirausahaan.

Perusahaan perjalanan wisata hasil kolaborasi tiga prodi tersebut memberi pengalaman bagi para mahasiswa secara keseluruhan mulai pembuatan produk hingga merancang strategi pemasarannya. Dikemas dalam kegiatan yang bertajuk Ma Chung Entrepreneurship Day 2019, Kamis (12/12) tujuannya untuk menumbuhkan, mempertajam dan membina semangat berwirausaha di kalangan mahasiswa serta sebagai penilaian Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Kewirausahaan.

“Kali ini Ma Chung Entrepreneurship Day 2019 menjadi spesial karena kami mengundang pendiri Universitas Ma Chung, Soedomo Mergonoto yang sekaligus sebagai pemilik perusahaan ternama Kapal Api dan memiliki lini bisnis kopi premium Excelso,” ujar Kepala Bagian Pemasaran Universitas Ma Chung, Melany Agustina.

Gelaran Ma Chung Entrepreneurship Day 2019 banyak memamerkan produk-produk karya mahasiswa, bahkan di sinilah pengunjung bisa berbelanja secara langsung dengan mendatangi masing-masing stand maupun berbelanja secara online menggunakan OVO. Pameran produk sengaja dilaksanakan bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) untuk memacu semangat mahasiswa lebih jauh lagi.

Selain owner Kapal Api dan Excelso, Gelaran Ma Chung Entrepreneurship Day 2019 juga mendatangkan dari Remap.id, Vauza Tamma Hijab, dan CEO Ezypay, Muchammad Edoo. Materi yang dibawakan oleh kedua pebisnis sukses tersebut adalah seputar How to Build Your Business in Digital Era.

“Program ini merupakan perwujudan komitmen Universitas Ma Chung untuk menghasilkan tidak hanya pegawai, namun juga pengusaha-pengusaha tangguh yang mampu berkarya memajukan kehidupan rakyat Indonesia,” terang Melany.

Universitas Ma Chung telah mengimplementasikan Gerakan Kewirausahaan Nasioanl (GKN) sejak kampus berdiri tahun 2007. Dari kurikulum di 10 Program Studi perguruan tinggi ini mewajibkan mata kuliah Kewirausaahaan sebagai salah satu sarana untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan.

Dalam talkshownya, Soedomo Mergonoto, mengatakan, generasi muda saat ini sangat kreatif sehingga peluang bisnis menjadi lebih luas, bahkan bisa dimulai dari hal-hal yang umum.

“Harus diproses seninya kita ada dimana, kalau misal mau yang umum bisa bikin coffeeshop saja yang sekarang ini marak bisa pakai kopi gayo, toraja, flores, dan banyak lainnya,” ujar Soedomo.

Tak lupa Soedomo juga berpesan kepada para mahasiswa agar tidak lupa kepada kampus tercinta ketika sudah lulus dari Universitas Ma Chung. Termasuk jangan sampai melupakan tanah kelahiran serta asal usulnya hingga menjadi orang sukses kelak. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU