Lembaga Kebudayaan UMM Akan Bangun Museum Pendidikan

  • 12-12-2019 / 19:05 WIB
  • Kategori:Kampus
Lembaga Kebudayaan UMM Akan Bangun Museum Pendidikan Kartika Affandi menunjukkan kemampuan melukisnya di acara Sarasehan Budaya di GKB IV UMM.

Malangpostonline.com – Pelukis Indonesia, Kartika Affandi beradu kemampuan dengan Sadikin serta Azzam di Sarasehan Budaya yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebudayaan UMM, Kamis (12/12). Ketiga pelukis tersebut menunjukkan kemampuan melukisnya dengan teknik yang berbeda-beda dihadapan puluhan mahasiswa dan dosen.

Kartika Affandi disela-sela melukis menuturkan bahwa dalam menciptakan sebuah karya didominasi oleh pengalaman pribadi dan berdasarkan realita. Bahkan sepanjang perjalanan karirnya perempuan 85 tahun ini tidak pernah menggambar berdasarkan imajinasi.

“Semua berdasarkan pengalaman dan kenyataan, melukis tidak bisa dilakukan sekali dua kali melainkan harus terus menurus untuk menghasilkan karya serta tidak boleh putus asa,” ujar Kartika.

Sarasehan Budaya merupakan rangakaian Perintisan Pengembangan Museum Pendidikan UMM yang sedang digalakkan oleh Lembaga Kebudayaan UMM. Museum ini nantinya akan memberikan wadah bagi mahasiswa, dosen dan karyawan untuk mengekspresikan seni dan budaya.

Perintisan Museum Pendidikan UMM saat ini telah memiliki lebih dari 500 item dari berbagai benda seperti gerabah, patung, lukiasan, topeng dan lainnya yang merupakan hibah dari salah satu dosen. Nantinya konsep yang dihadirkan pada museum ini yakni terbagi menjadi tiga yakni display benda-benda budaya disertai katalog printing, visual dan audio visual. Kedua kajian-kajian dan terakhir perform seni dan budaya.

Kepala Lembaga Kebudayaan UMM, Darue Iswatiningsih, mengatakan, beberapa kegiatan yang akan kami adakan di museum pendidikan ini antara lain, edukasi dengan memberikan pelatihan  kepada mahasiswa, dosen dan karyawan misalnya membatik yang dilatih baik dari segi kognitif, pengetahuan atau keterampilan.

“Selain itu kami juga mengadakan pelatihan kepada guru-guru tentang kepenulisan pengembangan media pembelajaran dan hal-hal yang berkaitan dengan edukasi, kemudian ada perform karena di UMM ada banyak mahasiswa dengan potensi seni dan budaya,” ujar Darue.

Museum Pendidikan UMM nantinya juga merupakan sebuah galeri seni dan budaya. Salah satu misi yang ingin disampaikan museum ini yakni mendekatkan Muhammadiyah dengan seni dan budaya, pasalnya selama ini Muhammadiyah dianggap menjauhi seni dan budaya padahal kedua hal tersebut merupakan instrument dakwah cultural untuk semua bangsa.

“Kami memiliki motto dari Muhammadiyah untuk bangsa, jadi kia ingin membuka cakrawala dan mengarahkan jiwa nasionalisme kita berbasis seni dan budaya nusantara,” tandasnya.

Akan dibangunnya Museum Pendidikan UMM bahkan mendapat dukungan dari Kartika Affandi. Selain menampilkan karya melukisnya, Kartika juga menawarkan kerja sama dalam beberapa hal. Salah satunya dengan kegiatan melukis yang melibatkan Kartika Affandi serta para pelukis kemudian lukisan dilelang yang nantinya hasil lelang tersebut disumbangkan ke yatim piatu di Malang dan Yogyakarta. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU