STIE Indonesia Sikapi Revolusi Industri 4.0 Dengan Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan

  • 16-12-2019 / 13:53 WIB
  • Kategori:Kampus
STIE Indonesia Sikapi Revolusi Industri 4.0 Dengan Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan SINERGI: Ketua Pembina Yayasan Akademika Malang Prof. Dr. Hj. Setyaningsih, SE., (tengah) dan Ketua STIE Indonesia Malang Dr. Hj. Amelia Setyawati, SH., MM., menunjukkan naskah MoU STIE Indonesia Malang dengan TOMSK State University di Kedutaan Indonesia Moscow.

Malangpostonline.com - STIE Indonesia Malang merupakan perguruan tinggi dengan kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Saat ini STIE Indonesia Malang dalam proses menciptakan suasana akademik yang kondusif, dengan membangun  kebijakan mutu. 

Semua sistem layanan akademik maupun non akademik diperkuat dengan kualitas mutu yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang tertera dalam Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi No 44 tahun 2015. Caranya dengan mengimplementasikan kebijakan akademik yang terdiskripsi, pelaksanaannya dimonitor dan hasilnya dievaluasi secara berkala. 

Ketua STIE Indonesia Malang Dr. Hj. Amelia Setyawati, SH., MM., menegaskan, kebijakan kampus yang berkaitan dengan layanan pendidikan dideskripsikan secara rinci, serta diimplementasikan secara disiplin dalam semua jenis layanan akademik dan non akademik. "Standar yang ditentukan, akan direview secara berkala dengan tujuan untuk menentukan standar yang lebih baik," katanya. 

Menurut Amelia, kecepatan perubahan yang disebabkan oleh Revolusi Industri 4.0 tidak pernah terjadi pada revolusi sebelumnya. Revolusi industri bergerak dengan cepat dan mempengaruhi segala bidang kehidupan. "Perubahan yang disebabkan oleh Revolusi Industri 4.0 membuat organisasi pendidikan di STIE Indonesia Malang perlu mendefinisikan ulang bagaimana seharusnya beroperasi," ujarnya.

Lulusan S3 Universitas Brawijaya tersebut mengatakan, komponen terpenting yang harus ditinjau kembali adalah kurikulum. Untuk disesuaikan dengan dinamika digital, internet of thing, artificial intelligence, bioteknologi, serta perkembangan pesat yang lainnya. "Jika tidak dilakukan penyesuaian kurikulum, maka lulusan tidak akan menjadi pemikir dan pekerja di era ini," kata dia. 

Sebagai upaya lain dalam meningkatkan efektivitas, produktivitas dan relevansi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, STIE Indonesia Malang memandang perlu meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga-lembaga lain baik dalam maupun luar negeri. 

Beberapa Perguruan Tinggi mancanegara yang sudah bekerjasama dengan STIE Indonesi Malang adalah, Universiti Selangor Malaysia, TOMSK State University Rusia, dan RUDN University Rusia. 

Bidang kerjasama yang disepakati dengan dua universitas tersebut meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain itu STIE Indonesia Malang juga membangun kerjasama dengan Supertext Swedia, yang merupakan salah satu perusahaan IT terbesar di Swedia. "Harapan kami dengan kerjasama tersebut bisa mendukung terhadap peningkatan mutu kampus termasuk pengembangan Teknologi Informasi di kampus kita," tandasnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor :
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU