Akademi Sepak Bola UMM Harus Cetak Pesepakbola Unggul

  • 16-12-2019 / 20:34 WIB
  • Kategori:Kampus
Akademi Sepak Bola UMM Harus Cetak Pesepakbola Unggul Rektor UMM, Dr. Fauzan meresmikan Akademi Sepak Bola UMM, Senin (16/12)

Malangpostonline.com - Akhirnya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki Akademi Sepak bola. Akademi tersebut terbagi menjadi tiga golongan usia yakni U-10, U-15, dan U-18 yang baru saja diresmikan pada Senin (16/12). Masing-masing kelompok usia akan memiliki kurikulum berbeda.

Ketua Akademi Sepak bola UMM, Dr. Haris, SH., M.Hum, mengatakan, pada kelompok U-10 materi yang diberikan yakni bermain sepak bola yang membuat mereka senang, sednagkan di U-15 materi tentang teknik dasar bermain sepak bola.

“Kemudian kelompok U-18 materi yang disampaikan adalah teknik dasar dan etika dalam bermain sepak bola,” ujar Haris.

Hadirnnya Akademi Sepak bola UMM marupakan upaya kampus ini untuk mewujudkan munculnya generasi muda berpotensi untuk menimba ilmu serta mengarahkannya secara akademis yang berkesinambungan guna menghasilkan pesepak bola unggul. Selain itu pertumbuhan sepak bola di Indonesia juga terus mengalami peningkatan tajam.

Rektor UMM, Dr. Fauzan mengungkapkan bahwa UMM selama ini telah memiliki sarana olahraga yang sangat representatif untuk membuka akademi khususnya sepak bola.

"Bila ada kegiatan akademi sepakbola di UMM nantinya akan muncul pemain sepak bola yang handal, sehingga membanggakan Indonesia," katanya.

Jargon yang digaungkan UMM, ‘Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa’ ini dalam setiap kesempatan universitas ini berupaya sekuat tenaga hadir di setiap lini. Termasuk bertransformasinya Sekolah Sepak Bola (SSB) menjadi Akademi Sepak bola UMM.

Sebelum bertransformasi menjadi Akademi, SSB UMM telah banyak mendapat raihan prestasi. Di antaranya Juara Piala Menpora di Jawa Timur (2018), Juara Suratin Regional Jawa Timur (2019), Juara Kejurnas FOSBI PAJL (2019), Juara Total Liga Nasional (2019) dan masih banyak lainnya.

"Akademi ini harus memiliki warna lain dalam koridor kealislaman dan kemuhammadiyahan, harapannya kedepan mampu melahirkan fiqih sepak bola dan turunannya dapat menghadirkan nilai humanis dan religiusitas dalam dunia olahraga," ungkap Fauzan.

Diresmikannya Akademi Sepak Bola ini juga sekaligus dihelatnya gelaran Final Regional 3 Jawa Timur Liga Hizbul Wathan 2019 yang mempertemukan antara Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PS HW) UMM dan PS HW Sidoarjo. Kompetisi ini diikuti oleh 12 tim se-Jawa Timur. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU